3 Amalan Malam Lailatul Qadar, 10 Hari Terakhir Ramadhan

Malam Lailatul Qadar hanya ada di Ramadhan. Malam Lailatul Qadar nilainya lebih baik dari 1000 bulan.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 28 April 2021 | 14:14 WIB
3 Amalan Malam Lailatul Qadar, 10 Hari Terakhir Ramadhan
Ilustrasi berdoa, shalat, ibadah. [Shutterstock]

SuaraBali.id - Amalan malam Lailatul Qadar perlu dilakukan di Bulan Ramadhan ini. Sebab malam Lailatul Qadar tidak datang saban bulan di luar Ramadan.

Malam Lailatul Qadar hanya ada di Ramadhan. Malam Lailatul Qadar nilainya lebih baik dari 1000 bulan.

Amalan Malam Lailatul Qadar memiliki ganjaran pahala yang luar biasa. Banyak muslim taat memburu malam Lailatul Qadar untuk mendapat pahala dari Allah.

Malam Lailatul Qadar datang 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.

Baca Juga:Amalan Malam Lailatul Qadar, Lebih Baik dari 1000 Bulan

Lailatul Qadar yakni malam yang penuh berkah dan kemuliaan. Seperti yang dijelaskan dalam Surah Al Alaq ayat 1-5 yang artinya:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.”

Amalan Malam Lailatul Qadar

1. Perbanyak Doa Malam Lailatul Qadar

Salah satu amalan yang dikerjakan dalam malam penuh pengampunan dan rahmat ini adalah banyak berdoa. DIriwayatkan dari Aisyah, beliau bertanya kepada Nabi Muhammad SAW tentang bacaan doa malam Lailatul Qadar seperti apa yang hendaknya dibaca.

Baca Juga:Orangtua Harus Tahu, Ini Manfaat Belajar Berpuasa Bagi Anak

Nabi Muhamad menjawab bacaan doa malam Lailatul Qadar:

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni’.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Pemaaf dan Pemurah maka maafkanlah diriku."

2. Beriktikaf di Masjid

Salah satu hal yang dilakukan Nabi Muhammad di bulan Ramadhan adalah beriktikaf di 10 akhir Ramadhan di masjid. Kemudian Nabi juga mengajak istri-istri beliau untuk juga melakukan iktikaf. Hal ini menunjukkan jika perempuan diperbolehkan turut beriktikaf atau berdiam diri di dalam masjid.

Berdiam diri dengan memperbanyak amalan-amalan seperti berdoa, zikir, salat malam, membaca Alquran dan sebagainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini