alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Resmi! Polri Temukan Unsur Pidana Kebakaran Kilang Minyak Balongan

Pebriansyah Ariefana Rabu, 21 April 2021 | 13:05 WIB

Resmi! Polri Temukan Unsur Pidana Kebakaran Kilang Minyak Balongan
Api membumbung tinggi saat terjadi kebakaran di kompleks Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021) dini hari. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Ada kelalaian dalam menjalankan tugas.

SuaraBali.id - Kepolisian Indonesia atau Polri temukan unsur pidana di kebakaran kilang minyak Balongan atau Kilang Minyak Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

Kebakaran kilang minyak Balongan terjadi 29 Maret 2021 lalu.

Penyidik Polri menemukan unsur tindak pidana pada peristiwa kebakaran Kilang Minyak Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat yang terjadi tanggal 29 Maret 2021.

"Telah ditemukan adanya tindak pidana pada peristiwa kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga: Pertamina Ganti Rugi Kerusakan Rumah Warga Akibat Kebakaran Kilang Balongan

Polisi telah menerima laporan polisi terkait kebakaran di Kilang Minyak Balongan dengan nomor LP 147/IV/2021/Jabar/Polres Indramayu.

Kilang minyak Balongan kebakaran. [ANTARA/Dedhez Anggara]
Kilang minyak Balongan kebakaran. [ANTARA/Dedhez Anggara]

Polri telah melakukan langkah-langkah hukum untuk mengungkap terjadinya peristiwa kebakaran tersebut.

"Polri telah memeriksa saksi, menurunkan puslabfor ke tempat kejadian perkara," kata Rusdi.

Puslabfor juga telah mengambil sejumlah barang bukti di tempat kejadian kebakaran dan melakukan uji laboratorium secara forensik.

"Penyidik menilai dan melihat secara fakta adanya kesalahan, kealpaan hingga terjadi ledakan dan menyebabkan kebakaran," kata Rusdi.

Baca Juga: Terbongkar! Kebakaran Kilang Balongan Makan Korban Jiwa, 2 Warga Tewas

Kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat terbakar pada Senin dini hari, 29 Maret 2021, mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka berat akibat peristiwa tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait