Indeks Terpopuler News Lifestyle

Lamaran Ditolak, Oknum Dosen di Bima Tega Tikam Kekasih Hingga Tewas

M Nurhadi Kamis, 06 Agustus 2020 | 11:43 WIB

Lamaran Ditolak, Oknum Dosen di Bima Tega Tikam Kekasih Hingga Tewas
Korban (kiri) dan pelaku penusukan, AS yang merupakan kekasihnya sendiri (Ist/Warta Mataram)

Oknum dosen berinisial AS (31) tersebut menganiaya korban dengan cara menikam menggunakan senjata tajam hingga korban meninggal dunia kehabisan darah saat dilarikan ke RSUD Kota Bima.

SuaraBali.id - Seorang oknum dosen salah satu perguruan tinggi di Bima, Nusa Tenggara Barat tega menikam kekasihnya sendiri hingga meninggal dunia.

Korban bernama Intan Muliyati (25) tewas di tangan kekasihnya sendiri di sekitar jalan lintas Gunung Raja, Kota Bima pada Rabu (5/8/2020) pagi.

Oknum dosen berinisial AS (31) tersebut menganiaya korban dengan cara menikam menggunakan senjata tajam hingga korban meninggal dunia kehabisan darah saat dilarikan ke RSUD Kota Bima. Peristiwa ini memiliki motif asmara, pelaku diduga tak kuasa menahan amarahnya saat korban menolak lamarannya.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Hilmi M Prayugo, melalui Warta Mataram (jaringan Suara.com).

Hal tersebut berdasarkan pengakuan pelaku yang mengatakan bahwa ia dengan tega menghabisi nyawa kekasihnya lantaran cintanya tidak direstui oleh keluarga dan lamarannya ditolak oleh korban.

Kejadian tersebut terjadi pada saat korban baru saja pulang dari mengantarkan ibunya di pasar. Pelaku yang sudah mengikuti korban sejak awal kemudian menahan korban di TKP.

Keduanya sempat terlibat cek cok sebelum  akhirnya pelaku mengeluarkan sebilah pisau yang ada di dalam tasnya dan menikam korban berkali-kali hingga korban tak berdaya.

Usai menikam korban, pelaku melarikan diri ke arah Jalan Soekarno-Hatta. Mendapati laporan ini, Tim PUMA Polres Kota Bima langsung mendatangi lokasi dan mengejar pelaku. Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil ditangkap oleh Tim PUMA yang dipimpin oleh Aipda Abdul Hafid.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait