Di Bali, selain melakukan Nyepi di rumah, juga melestarikan tradisi Nyepi Sawah. Seperti yang dilakukan petani Jatiluwih, Kecamatan Penebel [SuaraBali.id/Istimewa]
Baca 10 detik
- Nyepi merupakan hari raya Hindu penanda tahun baru Saka yang dijalani dalam keheningan total untuk refleksi diri.
- Petani Jatiluwih melaksanakan Nyepi Sawah selama dua hari (29-30/3/26) untuk menetralkan kekuatan negatif sawah.
- Ritual Nyepi Sawah ini sudah berlangsung turun-temurun sejak 1933 dan tidak mengganggu operasional pariwisata Jatiluwih.
Wisatawan diperbolehkan menikmati pariwisata di Jatiluwih dengan beraktivitas di jalur trekking. Namun, wisatawan tidak diperbolehkan masuk hingga ke area pematang sawah.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
17 Saksi Pembakaran Santri Diperiksa Polisi
-
7 Risiko Digital Mengintai Anak, Guru dan Orang Tua Harus Waspada
-
Minyakita Bercampur Biosolar? Ini Hasil Investigasi Bulog NTB
-
Program Makan Gratis Libur, Harga Sayur di Lombok Anjlok Parah
-
Kisah BRI Dampingi PMI Bangun Usaha, Dari Pekerja Migran Jadi Entrepreneur