SuaraBali.id - Gempa magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026) disertai gempa susulan yang terus mengguncang wilayah tersebut hingga Minggu (16/8/2026). Bencana ini menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan menimbulkan korban jiwa.
BRI melalui aktivitas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap bencana bagi warga terdampak dengan menyalurkan berbagai bantuan seperti ratusan paket makanan cepat saji, makanan ringan, air mineral, minyak goreng, beras dan obat-obatan.
Bantuan disalurkan langsung oleh Relawan BRI Peduli melalui unit kerja BRI terdekat di wilayah terdampak bencana khususnya di wilayah Maumere, Kabupaten Sikka dan di Mbay, Kab. Nagekeo. Relawan BRI Peduli juga saling bahu-membahu turun langsung memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak dengan memprioritaskan warga yang terdampak lebih parah.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa BRI sebagai bagian dari Danantara berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah.
“BRI menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas bencana gempa bumi yang terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). BRI Peduli juga bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa bumi sebagai upaya meringankan beban masyarakat,” ungkap Dhanny.
“Bantuan juga akan kami salurkan secara bertahap dan kami pastikan bahwa BRI senantiasa proaktif dan bergerak cepat dalam menyalurkan berbagai bantuan bagi warga terdampak bencana di seluruh Indonesia, serta membantu mempercepat pemulihan pascabencana,” tegas Dhanny.
Di sisi lain, BRI memastikan bahwa keselamatan nasabah dan pekerja menjadi prioritas utama. Saat ini BRI telah melakukan langkah-langkah pengamanan aset di lokasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan asesmen menyeluruh terhadap kondisi bangunan dan fasilitas operasional.
BRI juga telah menyiapkan langkah mitigasi guna memastikan layanan perbankan kepada masyarakat tetap dapat berjalan.
“Nasabah tetap dapat mengakses berbagai layanan perbankan BRI melalui BRImo serta BRILink Agen yang tersedia. BRI juga terus memantau kondisi seluruh unit kerja di wilayah terdampak dan akan melakukan penyesuaian operasional apabila diperlukan. Kami berkomitmen untuk melakukan pemulihan layanan secepat mungkin dengan tetap memperhatikan arahan pemerintah dan otoritas terkait serta perkembangan kondisi pascagempa,” tegasnya.***
Baca Juga: Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik
Berita Terkait
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik
-
HUT ke-81 RI Makin Meriah dengan Promo Spesial BRI
-
BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna Catat Transaksi Rp4.166 Triliun
-
Momentum Hari UMKM Nasional: BRI Dorong Ekonomi Desa Brilian
-
Danantara melalui BRILink Agen Dorong Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi Ke Pelosok Negeri
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Jalur Pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Tutup
-
DPRD NTB Minta Seluruh Pimpinan dan Pengajar Ponpes Tes Kejiwaan
-
Rekor Baru! 4 Bulan Tanpa Hujan, Wilayah Ini Jadi Paling Kering di Bali
-
Kakek 57 Tahun di Sumbawa Dicokok Polisi Usai Dilaporkan Cabuli Bocah 5 Tahun