- Presiden Prabowo Subianto menyatakan upah kupas bawang mencapai Rp700 ribu dalam pidato kenegaraan Jumat (14/8/2026).
- Nani, pekerja di Lombok Barat, mengungkapkan upah sebenarnya hanya Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram.
- Pekerja hanya memperoleh sekitar Rp100 ribu per minggu karena upah tidak pernah mencapai Rp700 ribu.
SuaraBali.id - Upah kupas bawang mendadak viral setelah pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto, Jum’at (14/8/2026).
Dalam pidato tersebut, Presiden RI menyebut upah kupas bawang mencapai Rp700 ribu per kg. Hal ini menjadi perhatian semua pihak.
Padahal kenyataannya, upah kupas bawang sangat murah yaitu hanya Rp500 per kilo.
Salah seorang pekerja kupas bawang merah di Lombok Barat, Nani mengatakan pekerjaan tersebut sudah dilakoni sejak dua tahun terakhir.
Sejak saat itu hingga saat ini belum pernah ada kenaikan upah dan masih bertahan di angka Rp500 per kilo.
“Tahun ini baru dua tahun. Dan upahnya Rp500 per Kg. Kadang-kadang naik kalau ukuran bawangnya itu kecil itu bisa Rp750 – Rp1.000,” katanya Senin (17/8/2026).
Ia mengatakan, pekerjaan kupas bawang masih tetap dikerjakan karena bisa dikerjakan sambil menjaga anak.
Selain itu belum ada pekerjaan lain yang bisa dilakukan. Apalagi rata-rata pekerja kupas bawang ini para ibu rumah tangga dan bahkan ada yang sudah lansia.
Untuk bisa mendapatkan 50 Kg per hari, itu dilakukan dari pagi hingga malam hari tanpa henti.
Baca Juga: Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa
Diakuinya, pekerjaan ini tidak membutuhkan keahlian khususnya. Hanya membersihkan bawang sehingga bisa lebih layak untuk dijual dan memiliki nilai lebih tinggi.
“Untuk bisa dapat 50 Kg itu kita duduk dari jam 08.00 pagi sampai 23.00 malam. Itu kalau banyak bawang yang datang untuk dibersihkan,” ungkapnya.
Sementara itu, bawang yang dibersihkan didatangkan dari Pasar Induk Mandalika. Para pengusaha bawang biasanya mencari pekerja pengupas agar bawang yang dijual bisa lebih menarik.
“Didatangkan dari Pasar Mandalika. Jadi kita nunggu di rumah. Kalau ada bawang kita kupas. Kalau tidak ada ya nganggur seharian,” ujarnya.
Sama halnya dengan Nurisah pengupas bawang lainnya. Pembagian upah kupas bawang ini biasa diberikan sekali seminggu.
Dalam seminggu upah kupas bawang yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp100 ribu atau sebanyak 2 kwintal bawang merah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bikin Elus Dada! Upah Kupas Bawang di Lombok, Dari Pagi Sampai Malam Cuma Rp500 per Kg
-
Ingin Nonton MotoGP Mandalika Plus Dapat Gaji? 2.500 Posisi Relawan Resmi Dibuka
-
Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup
-
Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak
-
Tim SAR dan K-9 Dikerahkan Bantu Pencarian Korban Gempa NTT