- Polda Bali bersama Interpol berhasil menduga lokasi persembunyian enam tersangka penculikan dan mutilasi WN Ukraina, Ihor Komarov.
- Tujuh tersangka WNA kasus ini ditetapkan setelah sebelumnya ditemukan potongan tubuh korban di Gianyar.
- Enam buronan tersebut diduga telah melarikan diri ke luar negeri setelah melakukan penculikan dan mutilasi di Bali.
SuaraBali.id - Kepolisian Daerah (Polda) Bali bekerja sama dengan Interpol telah menemukan dugaan negara persembunyian 6 tersangka kasus penculikan dan mutilasi WN Ukraina, Ihor Komarov.
6 tersangka itu sebelumnya berhasil kabur usai berhasil melakukan tindakan mereka.
Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya menerangkan jika sebelumnya pihaknya telah bekerja sama dengan Divhubinter Polri dan Interpol untuk menemukan keenam tersangka.
Karena mereka disebut telah berhasil kabur ke luar negeri pasca kejadian.
Ada pun keenam tersangka meliputi WN Rusia bernama Nikolai Patrik (29) dan Sergei Moiseev (39), WN Ukraina bernama Vasyl Nemesh (42), Dennys Halushko (34), dan Romano Melnyk (28), serta WN Kazakhstan bernama Vladislav Akhanov (27).
Satu tersangka WN Nigeria bernama Gabriel Chubuebeka sebelumnya telah diamankan di Nusa Tenggara Barat.
“Dilakukan gelar perkara dan telah ditetapkan tersangka terhadap perkara tersebut sebanyak tujuh orang, dan kesemuanya adalah warga negara asing,” kata Daniel dalam konferensi pers di Mapolda Bali, Senin (30/3/2026).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman mengungkap jika pihaknya telah mengendus keberadaan para buronan.
Mereka telah mendapat informasi terkait dugaan negara yang menjadi lokasi buronan tersebut.
Baca Juga: Gubernur Bali Minta Warga Ganti Nasi dengan Singkong, Mbok Niluh Balas dengan Ini
Meski begitu, Adhi enggan mengungkap detail negara-negara tersebut.
“Berdasarkan koordinasi di Imigrasi, Divhubinter Polri, telah melakukan koordinasi dengan Interpol dunia, kita telah mengetahui di mana posisi-posisi sementara diduga akhir dari 6 buronan tersebut,” tutur Adhi.
Kasus ini menjadi perhatian pasca penemuan potongan tubuh di Sungai Wos, Kabupaten Gianyar.
Setelah melalui serangkaian penyelidikan, diketahui jika hasil tes DNA menunjukkan jika potongan tubuh tersebut merupakan milik Ihor Komarov.
Sebelum dimutilasi, Ihor diduga diculik dari Kuta Selatan, Kabupaten Badung dan dibawa ke sebuah vila di Kabupaten Tabanan.
Polisi menemukan bercak darah pada vila dan mobil yang diduga digunakan untuk menculik, sehingga menemukan kecoockan dengan potongan tubuh tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Lebaran Topat di Lombok: Ziarah, Rebutan Ketupat, hingga Pedagang Dadakan Banjir Rezeki
-
Gubernur Bali Minta Warga Ganti Nasi dengan Singkong, Mbok Niluh Balas dengan Ini
-
Tips Masuk Sekolah Favorit Sesuai Minat dan Kemampuan
-
Jadi Lokasi Wisata, Desa Hendrosari Kini Berdaya Memicu Tumbuhnya Usaha Baru Masyarakat
-
Dari Modal Terbatas, BRILink Agen di Bakauheni Jadi Andalan Transaksi Masyarakat