Suhardiman
Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:46 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Seorang anggota polisi berinisial AY (48) dikeroyok oleh massa di Kuta, Badung, Bali, pada Rabu (25/3/2026) dini hari.
  • Awalnya diduga karena mobil bersenggolan, namun motif pengerusakan mobil diduga terkait masalah utang atau agunan.
  • Polresta Denpasar telah mengamankan dua terduga pelaku pengerusakan yang positif menggunakan narkoba jenis AMP dan Meth.

SuaraBali.id - Pemilik mobil Toyota Avanza berinisial AY (48) diamuk massa di Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Korban diketahui merupakan anggota kepolisian yang bertugas di Jawa Timur.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 01.30 WITA. Saat kejadian, AY bersama keluarga datang ke Bali dalam rangka berwisata saat libur Lebaran.

“Kebetulan, korban adalah anggota polisi dari Polda. Perkembangan lebih lanjut mengenai status mobil masih kami pantau,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Agus Riwayanto Diputra saat ditemui di Mapolda Bali, Jumat (27/3/2026).

Meski motif awal pengerusakan itu diduga karena mobil Toyota Avanza itu bersenggolan dengan mobil taksi, namun Agus membuka kemungkinan motif lain. Termasuk juga kemungkinan adanya permasalahan utang yang mengakibatkan pengerusakan oleh penagih utang tersebut.

“Masalah ini terkait hak milik, dan kemungkinan ada persoalan agunan atau hal lain yang menjadi permasalahan,” tuturnya.

Terdapat beberapa orang yang merusak mobil hingga kaca mobil pecah dan badan mobil penyok dalam rekaman yang beredar.

Kerusuhan sempat coba dilerai oleh petugas keamanan setempat. Agus menjelaskan dalam mobil ada keluarga AY yang berjumlah lebih dari dua orang. Kini, mobil tersebut masih diamankan di Polda Bali dan masih dalam proses pengambilan oleh korban.

Hingga saat ini, Polresta Denpasar baru mengamankan 2 orang terduga pelaku dalam kasus ini. Mereka adalah dua orang pria berinisial LG (29) dan ON (29). Para pelaku juga disebut positif narkoba jenis AMP dan Meth saat peristiwa tersebut. Agus menyebut masih ada beberapa pelaku yang dalam pengejaran polisi.

“Saat ini, kita masih mengejar pelaku lain yang sudah masuk daftar pencarian. Intinya, sudah ada beberapa yang didapat,” kata dia.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Load More