- Ritual tolak bala menjelang Imlek 2577 di Vihara Dharmayana Kuta menunjukkan akulturasi kuat dengan tradisi Hindu Bali.
- Akulturasi ini meliputi penggunaan sarana Hindu seperti canang sari dan tedung, dipraktikkan sejak pendirian vihara abad ke-18.
- Prosesi diakhiri dengan tarian Naga Liong dan Barongsai yang dipercaya mampu menetralisir energi negatif serta mendoakan kesejahteraan.
“Kita yakini bahwa Liong dan Barongsai bisa menetralisir hal-hal negatif, sehingga untuk besok di Tahun Baru Imlek, bisa kita lalui dengan penuh suka cita,” tuturnya.
Adi menambahkan, jika prosesi ini melibatkan ratusan keluarga besar Banjar Dharma Semadhi yang biasa beribadah di vihara tersebut.
Sekitar 70 orang dilibatkan untuk menarikan Naga Liong dan Barongsai. Selain itu, 125 anggota PKK dilibatkan untuk menyiapkan prasarana tradisi tersebut.
Dia mengharapkan dengan perayaan tahun baru Imlek dengan shio kuda ini, agar alam semesta dihindari dari bencana dan agar Indonesia dapat semakin sejahtera.
“Kita mendoakan kepada semesta agar terhindari dari pencanaan alam, angin ribut dan banjir. Kita juga kita mendoakan kesejahteraan bangsa dan negara ini,” pungkasnya.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Naskah Kuno hingga Keris Pusaka Ludes di Desa Adat Sade, Pemerintah Siapkan Rencana Pemulihan Total
-
Satu Dekade Menahan Rindu, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu di Taiwan
-
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Akses Layanan Keuangan bagi Diaspora Indonesia
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
Selamatkan Tanah Negara, Kejari Lombok Tengah Amankan Tanah Miliaran Rupiah dari Mafia Tanah?