- Pemilik bar Endang (41) tewas digorok Kemal (32), suami siri dan karyawannya, di Legian, Kuta.
- Motif pembunuhan dipicu cekcok dan sakit hati karena korban sering menghina pelaku dengan kata-kata rasis dan kasar.
- Pelaku kabur ke Bitung bawa uang A$400, ditangkap kurang dari 24 jam. Dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan
SuaraBali.id - Nyawa seorang pemilik bar di Legian, Kuta, Bali harus berakhir di tangan suami sirinya.
Endang Sulastri (41) tewas setelah digorok suaminya, Kemal Mopangga (32) usai keduanya sempat terlibat percekcokan.
Peristiwa ini bermula ketika pada Sabtu (11/10/2025) lalu keduanya terlibat adu mulut.
Bahkan, percekcokan itu sampai membawa unsur SARA antara keduanya.
Kemal mengaku jika mereka berdua memang kerap bertengkar meski sudah empat tahun menikah siri.
Percekcokan tersebut juga kerap terjadi akibat kinerja Kemal di bar milik Endang yang belum maksimal. Kemal merupakan karyawan di bar milik korban.
“Mereka ada cekcok sebelumnya pada hari Sabtu tersebut dan memang dengan alasan dihina ataupun dikatai kasar,” ujar Kapolsek Kuta, Kompol Agus Riwayanto Diputra saat konferensi pers di Mapolresta Denpasar, Jumat (17/10/2025).
“Ya baik itu secara rasis ataupun secara tidak manusiawi dikeluarkan kata-kata binatang sehingga itu menimbulkan motif dari pelaku untuk menghabisi korban,” imbuh dia.
Setelah itu, Kemal sempat sakit hati dan memiliki niat untuk menghabisi nyawa Endang di rumah kontrakannya di Legian, Kuta.
Baca Juga: Giri Prasta Sebut Alih Fungsi Lahan di Bali Diperparah Adanya Omnibuslaw
Dia sempat berencana untuk membunuh istri sirinya saat tidur malam.
Namun, kemudian Endang meminta Kemal untuk memijat dirinya di tempat tidur pada malam harinya.
Momen itu dimanfaatkan pelaku untuk menyembunyikan pisau pemotong kelapa di bawah bantal.
Saat itu Kemal langsung memanfaatkannya untuk mengambil pisau yang disembunyikannya dan menggorok leher Endang.
“Dipijit sebanyak tiga kali kemudian dia mengambil pisau yang memang sudah disiapkan oleh pelaku ini di bawah bantal,” papar Agus.
Leher korban digorok sebanyak 4 kali dan mengakibatkan lehernya separuh terpotong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka