Di sana, nampak tumpukan botol plastik bekas nampak sudah menanti untuk dipilah dan diolah kembali.
Proses pemilahan bertujuan untuk membedakan kualitas botol plastik bekas yang ada.
Nantinya, botol-botol tersebut akan melalui proses pengolahan yang menghasilkan produk cacahan botol plastik yang nantinya akan dijadikan bahan dasar botol plastik daur ulang.
Semua proses tersebut melibatkan rantai pemasok dari pemulung, pengepul, hingga pekerja yang bertugas memilah dan mengolah di tempat pencacahan.
Ditemui pada kesempatan tersebut, pendiri Bali PET, Wirajaya Putra mengungkap niatnya membangun usaha itu pada tahun 2006 didorong dari upaya untuk mengatasi masalah plastik yang ada saat itu.
Kemudian, pada tahun 2009 dia mulai bekerja sama dengan Danone untuk menyuplai plastik daur ulang.
“(Membangun usaha ini) karena pemerintah menemukan masalah plastik. Dari sana kebetulan dari Danone datang minta sama saya, mau gak kerja sama,” papar Wirajaya.
Saat ini, Bali PET sudah berkembang dan mampu mengolah 5-10 ton botol plastik dalam sehari.
Setelah melalui proses pengolahan, nantinya cacahan plastik itu akan dikirim ke Pulau Jawa untuk kembali dijadikan botol plastik daur ulang AQUA.
Baca Juga: Potensi Stablecoin: Kunci Indonesia Menuju Pusat Kripto Regional
Selain Bali PET, terdapat banyak macam mitra AQUA yang turut mendukung upaya ekonomi sirkular di Indonesia.
Ekosistem pengumpulan sampah plastik itu telah berkembang dengan melibatkan 100 bank sampah binaan, 11 collection center, 3 TPST, 32 TPS3R, dan 10 mitra recycling business unit, yang secara kolektif berhasil mengumpulkan lebih dari 31.500 ton sampah plastik setiap tahunnya.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR