SuaraBali.id - Sebanyak 38 orang Warga Negara Indonesia (WNI) dijadikan tersangka dalam kasus penipuan online dengan modus love scam yang dioperasikan di Bali.
Mereka melakukan modusnya sejak November 2023 lalu atau sudah berlangsung hampir 2 tahun.
Mereka melakukan modusnya dengan berpura-pura menjadi perempuan asal Amerika Serikat.
Dari sana, mereka menargetkan Warga Negara (WN) Amerika Serikat untuk diperoleh datanya untuk dikirimkan dan diolah oleh jaringan mereka yang berada di Kamboja.
Para tersangka yang terdiri dari 31 laki-laki dan 7 orang perempuan ini beroperasi di 5 TKP yang tersebar di Kota Denpasar.
Namun demikian, Direktur Reserse Siber Polda Bali, Kombes Pol Ranefli Dian Candra menjelaskan jika mulanya jaringan ini terbentuk dari 5 orang saja.
Kelima orang yang bernama Noah, Adi, Jimmy, James, dan Oki itu adalah mantan pekerja untuk jaringan yang ada di Kamboja.
Kemudian, jaringan mereka menjelaskan jika mereka hendak membuka kantor di Indonesia.
Kelima orang tersebut kemudian ditugaskan untuk mengoperasikan kantor dan juga untuk merekrut pekerja atau yang mereka sebut sebagai broadcaster.
Baca Juga: Bali dalam Sorotan: Australia Wanti-Wanti Warganya yang Berlibur ke Pulau Dewata
“Setelah kerja (di Kamboja) ditawarkan kantor di sana akan membuka kantor di Indonesia. Mereka ditawarkan untuk mengawali,” ujar Ranefli saat konferensi pers di Mapolda Bali, Rabu (11/6/2025).
Mereka kemudian mulai memasang lowongan pekerjaan dengan titel berkedok telemarketer.
Dari sana mereka kemudian mulai memperoleh satu demi satu broadcaster. Meski bekerja di Bali, para pelaku disebut tidak ada yang berasal dari Bali.
Lokasi mereka juga berpindah-pindah. Setelah membuka kantor pertama di Kabupaten Tabanan, mereka sempat pindah ke Mengwi, Kabupaten Badung.
Hingga akhirnya mereka memiliki 5 kantor di Denpasar.
Beberapa broadcaster juga kemudian ada yang dinaikkan sebagai leader usai membuka cabang tersebut. Ranefli menyebut dalam 1 kantor ada 2 leader yang memimpin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar
-
Influencer APG Mengaku 15 Kali Gunakan Whip Pink
-
WNA Australia Isap Liquid Ganja untuk Obat Nyeri Lutut dan Depresi
-
Sering Air Mati Bergilir? Ini Penjelasan Resmi PDAM Lombok Tengah