SuaraBali.id - Periode mudik lebaran akan berbarengan dengan persiapan dan Hari Raya Nyepi di Bali yang jatuh pada Sabtu (29/3/2025).
Penyeberangan melalui Pelabuhan Gilimanuk juga akan ditutup selama lebih dari 24 jam.
Penyekatan akan dilakukan bagi truk bermuatan yang hendak menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Mereka akan disekat di beberapa titik mulai Jumat (28/3/2025) pukul 06.00 WITA dan baru dapat dibuka kembali pada Minggu (30/3/2025) pukul 06.00 WITA.
Penyekatan dari arah Denpasar dilakukan di Kargo Uma ayar, Terminal Mengwi, Terminal Tabanan, Terminal Kali Akah, sementara dari arah Buleleng dari Dermaga Celukan Bawang dan Dermaga Labuan Lalang.
Sementara, bagi kendaraan pribadi pemudik masih dipersilakan untuk menyeberang pada Jumat (28/3/2025) sebelum Pelabuhan Gilimanuk ditutup pada Sabtu (29/3/2025) pukul 05.00 WITA.
Sementara penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur sudah ditutup pada Jumat (28/3/2025) pukul 17.00 WIB.
“Pada 28 Maret di sepanjang jalur Denpasar-Gilimanuk akan banyak terdapat upacara tawur Kesanga, pengerupukan dan pawai ogoh-ogoh,” ujar Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy pada Rabu (19/3/2025).
Persiapan kegiatan keagamaan ini sendiri dimulai sekitar pukul 13.00 WITA.
Baca Juga: THR Pekerja di Bali Tak Dibayar, Disnaker : Laporkan
“Upacara tersebut akan menggunakan badan jalan maupun persimpangan-persimpangan jalan,” imbuhnya.
Namun, jika ada pemudik yang masih belum menyeberang sebelum penutupan Pelabuhan, akan disiapkan beberapa lokasi untuk beristirahat selama Hari Raya Nyepi sambil menunggu pembukaan kembali pelabuhan.
Tempat tersebut meliputi seluruh Kantor Polisi, Masjid, dan Terminal di Kabupaten Jembrana.
“Lokasi yang disiapkan yaitu di seluruh kantor kepolisian, masjid, terminal terdekat di wilayah Kabupaten Jembrana,” paparnya.
Namun, Ariasandy mengimbau bagi para pemudik untuk menghindari waktu mudik pada 28 Maret 2025 mendatang demi kenyamanan pemudik karena menjelang penutupan jalan pada Hari Raya Nyepi.
“Polda Bali menghimbau masyarakat yang akan melaksanakan Mudik hindari tanggal 28 Maret dan untuk kelancaran, keamanan dan kenyamanan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka