Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 28 Februari 2025 | 08:19 WIB
Bus Trans Metro Dewata yang Terparkir di Terminal Ubung, Kamis (2/1/2025) [Suara.com/Putu Yonata Udawananda]*

SuaraBali.id - Bus Trans Metro Dewata (TMD) dipastikan akan kembali beroperasi di jalanan wilayah Bali. Hal ini setelah Gubernur Bali Wayan Koster berkomitmen mengatasi permasalahan kemacetan di kawasan metropolitan Denpasar dan Badung dengan merevitalisasi layanan bus merah tersebut.

Layanan bus Trans Metro Dewata sempat berhenti akibat rendahnya okupansi serta tantangan pendanaan, sehingga keberlanjutannya dipertanyakan.

Akan tetapi banyak pihak yang masih membutuhkan layanan bus murah ini sebagai alternatif transportasi.

Gubernur Bali pun melihat potensi besar dalam sistem transportasi ini jika dikelola lebih optimal.

Baca Juga: Rencana Koster di Periode Baru Dengan Rp 5 Triliun, Underpass Hingga Bus TMD

Ia pun merencanakan berbagai perbaikan agar layanan bus ini benar-benar bisa menjadi solusi mobilitas bagi masyarakat Bali.

"Masyarakat Bali menginginkan transportasi publik yang nyaman, terjangkau, dan dapat diandalkan. Oleh karena itu, kami akan memastikan Trans Metro Dewata kembali berjalan optimal sebagai bagian dari solusi jangka panjang," tegas Koster sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.

Banyak pihak pun menyambut positif Keputusan ini termasuk Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, jajaran DPRD, serta Forkopimda Denpasar, yang menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan infrastruktur serta mobilitas warga.

Dengan kombinasi pembangunan jalan baru dan penguatan layanan transportasi publik, Bali bergerak menuju masa depan yang lebih modern, bebas macet, dan ramah lingkungan.

Selain itu, hal ini menjadi langkah positif untuk pembangunan berkelanjutan yang menempatkan transportasi publik sebagai solusi utama dalam mengatasi kepadatan lalu lintas di Bali.

Baca Juga: Gas Melon Hanya untuk Warga Miskin, ASN Denpasar Bakal Dilarang

Load More