SuaraBali.id - Anggaran sebesar Rp5 triliun disiapkan untuk mengatasi permasalahan kemacetan yang ada di Bali. Hal tersebut dikatakan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.
Mayoritas anggaran tersebut akan digunakan untuk melakukan perbaikan infrastruktur berupa jalan yang ada di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung yang merupakan fokus kemacetan di Bali. Anggaran tersebut bersumber dari APBD Provinsi Bali, serta APBD Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.
“Bukan dihitung di Denpasar, seluruh Bali. Totalnya itu hitungan sementara Rp5 triliun,” ujar Koster saat ditemui usai Apel HUT Kota Denpasar, Kamis (27/2/2025).
Anggaran tersebut difoluskan untuk membangun beberapa infrastruktur jalan yang dinilai dapat mengurai kemacetan. Beberapa jalan baru tersebut juga akan menghubungkan Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.
“Khusus untuk Denpasar, akan dibangun jalan baru dan underpass yang terkoneksi dengan Kabupaten Badung,” imbuhnya.
Proyek jalan baru tersebut meliputi jalan yang menghubungkan Sunset Road ke Mahendradatta, jalan Gatot Subroto Barat menuju Canggu, dan Simpang Akasia menuju simpang Padang Galak. Selain itu, beberapa underpass meliputi underpass Ahmad Yani, underpass Tohpati juga akan dibangun.
Sementara, Koster juga menyiapkan rencana untuk membangun gedung parkir di Sanur dan shuttle bus untuk mengatasi kemacetan yang ada di jalur Pelabuhan Sanur.
Selain itu, Koster juga berencana menyiapkan anggaran untuk mengoperasikan kembali Bus Trans Metro Dewata. Bus yang berhenti beroperasi pada Januari 2025 itu akan beroperasi di wilayah Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita). Anggaran tersebut rencananya akan dia siapkan pada APBD perubahan mendatang.
Dia berencana menjadikan Bus TMD sebagai program prioritasnya. Dia juga sudah berencana untuk mengumpulkan kepala daerah se-Sarbagita untuk mendiskusikan peluang tersebut.
Baca Juga: Gubernur Bali Sudah Mulai Bekerja Meski Tak Ikut Retreat, Tapi dari Rumah
“Pembangunan infrastruktur dan transportasi tersebut diperhitungkan akan mampu mengatasi kemacetan di wilayah Sarbagita utamanya Denpasar dan Badung,” tuturnya.
Namun, Koster menjelaskan jika anggaran untuk pembangunan infrastruktur itu baru direncanakan untuk APBD tahun 2026 mendatang.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
Terkini
-
42 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Batal
-
Gubernur Koster Tegas: Jangan Biarkan AI Hapus Kecerdasan Budaya Bali
-
Tiba di Lombok, Putri Mahkota Swedia Langsung Disuguhi Minuman Racikan 11 Rempah
-
Penyebab Antrean Belasan Kilometer di Pelabuhan Ketapang Terungkap
-
Spesial bagi Nasabah, BRI Hadirkan Promo Menarik di Hari Pelanggan Nasional 2026