SuaraBali.id - Dua warga negara asing (WNA) asal Ukraina mengalami kecelakaan di Jalan Ambengan, dekat Hotel Maya Ubud seusai otor yang mereka kendarai jatuh ke jurang pada Rabu (26/2/2025).
Dua WNA itu adalah pria dan wanita.
Awalnya, korban awalnya melintas di jalan tersebut, namun diduga tidak bisa menguasai kendaraan hingga akhirnya terjatuh.
Korban perempuan pun sempat pertolongan. Teriakan tersebut didengar oleh saksi yang kemudian melaporkannya ke Polsek Ubud pada pukul 01.00 WITA.
Setelah dilakukan pencarian, korban perempuan berhasil ditemukan lebih dulu, sementara korban laki-laki sempat tersangkut di pinggir jurang sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya, membenarkan kejadian ini.
"Kemudian pukul 01.15 WITA, TRC (Tim Reaksi Cepat) menuju lokasi untuk observasi awal," ujarnya.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 02.45 WITA dan berhasil mengevakuasi korban. "Kondisi selamat dengan luka-luka, dirujuk ke RS Ari Chanti," ungkapnya.
Sementara itu, pencarian kendaraan yang masuk jurang masih dilakukan dalam operasi susulan oleh tim penyelamat.
Baca Juga: Bungkam Alasan Tak Ikut Retreat, Koster Pastikan Kepala Daerah dari PDIP di Bali Ikut Gelombang 2
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto