SuaraBali.id - Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali bersiap melakukan Rukyatul Hilal atau pemantauan hilal di Bali. Namun, Rukyatul Hilal yang biasanya dilakukan dua kali pada sebelum Bulan Ramaan dan sebelum Hari Raya Idul Fitri, kini hanya dilakukan satu kali.
Kanwil Kemenag Bali hanya melakukan Rukyatul Hilal menjelang Bulan Ramadan pada Jumat (28/2/2025). Sementara, pemantauan hilal sebelum Hari Idul Fitri atau Rukyatul Hilal 1 Syawal tidak dapat dilakukan karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi di Bali pada 29 Maret 2025 mendatang.
Namun, peniadaan Rukyatul Hilal kedua itu hanya dilakukan di Bali, sementara di provinsi lain masih dilakukan.
“Jadi kegiatan rukyatul hilal itu memang rutin kita laksanakan sebelum kita puasa Ramadan dan sebelum Idul Fitri,” ujar Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kanwil Kemenang Provinsi Bali, Abu Siri pada Rabu (25/2/2025).
Baca Juga: Jalur Pendakian Gunung Agung Ditutup Sementara
“Namun untuk tahun ini kita laksanakan sebelum Ramadhan karena sebelum idul Fitri ada kegiatan Nyepi. Sehingga untuk tahun ini tidak kami laksanakan,” imbuhnya.
Sementara, pada rukyatul hilal 1 Ramadhan di Bali akan dilakukan di Pantai Patrajasa, Kuta, Kabupaten Badung pada Jumat (28/2/2025). Pantai tersebut dipilih karena dinilai merupakan titik yang bagus untuk memandang hilal. Abu juga menjelaskan hilal di sana juga dapat dilihat dengan mata secara langsung apabila cuaca mendukung.
Pantai tersebut juga menjadi lokasi rukyatul hilal yang diadakan Kanwil Kemenag Bali pada 2024 lalu.
“Iya karena secara pandangan mata saja sangat bagus dan langsung bisa melihat (dari lokasi). Tetapi itu juga tergantung kepada cuaca yang ada,” tuturnya.
Pihaknya berharap agar momen Ramadhan yang akan berbarengan dengan Hari Nyepi di Bali dapat menjadi momentum saling menghargai antar umat beragama.
Baca Juga: Geruduk DPRD Bali, Seribuan Sopir Pariwisata Lokal Tagih Janji Perda
“Iya karena secara pandangan mata saja sangat bagus dan langsung bisa melihat (dari lokasi). Tetapi itu juga tergantung kepada cuaca yang ada,” pungkasnya.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
Wayan Koster Ungkap Ada Situasi Kurang Mengenakkan di Internal PDIP
-
Akhirnya Terjawab! Rahasia Sains di Balik Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan
-
Harga Cabai Merah di Denpasar Melejit Capai Rp 110 Ribu Per Kilogram
-
Kenapa Penentuan Awal Ramadan dan Idul Fitri di Indonesia Berbeda dengan Arab Saudi? Ini Penjelasan BRIN
-
Update Klasemen BRI Liga 1 usai Barito Putera Kalahkan Bali United, Jauhi Zona Degradasi
Terpopuler
- Kamar Inap Hotman Paris di RS Singapura Capai Rp 190 Juta Per Malam: Tapi Semua Tak Ada Arti, Sepi di Hati!
- CEK FAKTA: Tudingan Mie Gacoan Disegel karena Mengandung Minyak Babi, Benarkah?
- Lihat Postingan Hotman Paris Dirawat di RS Singapura, Razman Arif Nasution Teringat Mendiang Alvin Lim
- Hasto Ajukan Penangguhan Penahanan, Ketua KPK: Dikabulkan atau Tidak, Itu Kewenangan Penyidik
- Dokter Oky Pratama Sempat Pinjam HP ke Penyidik, Pihak Reza Gladys Khawatir Ada Barbuk yang Dihilangkan
Pilihan
-
Pertamina Siap-siap Digugat, LBH Jakarta Ajak Warga Kumpulkan Bukti BBM Oplosan
-
BYD Sealion 7 Dikirim ke Konsumen Sebelum Lebaran, Siap Dibawa Mudik
-
Perbandingan Spesifikasi POCO X7 vs POCO X6, Lengkap dengan AnTuTu dan Fitur Kamera
-
Jordi Cruyff Jadi Penasihat Teknis, Media Spanyol: Langkah Maju Sepak Bola Indonesia
-
Bayi Kembar Siam Dempet Dada Berhasil Dipisahkan di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar
Terkini
-
Dishub Minta Warga Usir Taksi Online Yang Ngetem Atau Parkir Liar di Desa Adat
-
Sambut Ramadan, Ada Potongan Biaya PLN Sampai 50 Persen
-
Sepasang Bule Ukraina Jatuh ke Jurang Karena Tak Mahir Kuasai Motor di Ubud
-
Gubernur Bali Sudah Mulai Bekerja Meski Tak Ikut Retreat, Tapi dari Rumah
-
Jalur Denpasar Nusa Penida Berpotensi Dilanda Gelombang Tinggi