SuaraBali.id - Masyarakat diminta harus ekstra waspada terhadap potensi bencana pada sasih kawulu atau bulan kedelapan berdasarkan kalender Masehi yang merupakan musim hujan dan biasanya jatuh pada Februari.
Sekretaris BPBD Bali Gede Teja mengatakan dampak hujan lebat disertai angin kencang sudah terasa sepekan terakhir ini. Namun menurutnya warga Bali sudah memahami fenomena ini,
“Warga Bali juga memahami ini karena masuk sasih kawulu, jadi memang harus ekstra waspada, ancamannya bisa berbentuk pohon tumbang, banjir dan longsor, bahkan banjir bandang,” kata dia.
Seperti diketahui sejak tanggal 3 Februari 2025, hujan lebat dan angin kencang telah mendatangkan 69 kejadian.
Hal ini menyebabkan empat orang meninggal dunia, enam orang luka-luka, dan kerugian Rp934 juta.
Tumbangya pohon telah terjadi di 40 titik, di antaranya 12 titik di Karangasem, empat titik di Buleleng, 15 titik di Bangli, satu titik di Gianyar, tiga titik di Jembrana, satu titik di Tabanan, dua titik Badung, dan dua di Denpasar.
Sedangkan kejadian tembok jebol, yaitu tiga di Karangasem dan dua di Buleleng, atap rumah roboh di Jembrana, atap dapur di Jembrana, dan senderan jebol di Buleleng.
Tanah longsor di 19 titik, yaitu satu di Karangasem, 13 di Buleleng, dan lima di Bangli, satu titik banjir di Buleleng, dan kejadian lainnya di Jembrana.
“Jadi perlu waspada terhadap lingkungan sekitar, hindari pohon-pohon yang kemungkinan bisa tumbang, yang di area tebing, jurang, pegunungan agar waspada gerakan tanah dan tetap kelola sampah dengan baik,” ujar Teja.
Baca Juga: Imbas Ulah Atlas Dan FINNS, DPRD Bali Bakal Godok Perda Larangan Penistaan Agama
Pada sasih kawulu ini BPBD Bali siaga 24 jam, terutama untuk penanganan dampak, mereka membagi menjadi dua kelompok untuk penanganan di lapangan dan bersiaga di kantor.
“Yang di kantor sebagai pengendali, tim lapangan yang butuh bantuan sumber daya, kontak ke pengendali lalu pengendali melakukan koordinasi,” kata Teja. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Ombak 'Menggila' Seret Turis Ceko di Pantai Kelingking, Evakuasi Dramatis 170 Meter
-
Bagaimana Bali United Manfaatkan Jumlah Pemain Hingga Kalahkan PSM?
-
16 Warga Bali Tewas Digigit Anjing Rabies
-
Rekomendasi 5 Warna Pakaian yang Aman Untuk Kulit Sawo Matang
-
Ingin Tubuh Gemuk Tanpa Harus Makan Nasi? Ini Solusinya!