SuaraBali.id - FINNS Beach Club menjadi sorotan dalam beberapa waktu terakhir usai viralnya pesta kembang api yang dihelat berdekatan dengan lokasi upacara Agama Hindu sedang berlangsung. Kini, beach club tersebut kembali viral karena adanya dugaan mempekerjakan tenaga asing ilegal.
Hal tersebut menyebabkan DPRD Provinsi Bali bergerak. Komisi I dan II DPRD Provinsi Bali berencana akan menggelar sidak ke FINNS Beach Club untuk mengetahui kondisi sebenarnya dari isu yang semakin ramai belakangan.
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Budi Utama menjelaskan pihaknya juga akan menggandeng beberapa instansi Pemerintah Provinsi Bali terkait seperti Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Pariwisata, dan Satpol PP.
“Kan ingin (tahu) yang sebenarnya lah. Walaupun itu di medsos sudah luar biasa pemberitaannya, ya kita ingin tahu yang sebenarnya apa yang terjadi,” ujar Budi saat ditemui di Kantor DPRD Provinsi Bali, Senin (21/10/2024).
Pihaknya juga berencana untuk mengecek langsung kondisi tenaga kerja asing yang bekerja di sana. Terlebih, hal tersebut juga menjadi kewenangan Dinas Ketenagakerjaan untuk memastikan izin tenaga kerja asing yang bekerja di Bali.
“Iya makanya kami kan ajak dinas tenaga kerja di sana. Benar atau tidak sesuai berita (ada tenaga kerja asing) 200 orang, kemudian dijawab manajemen hanya 20 orang. Ya kita ingin klarifikasi ke sana,” tuturnya.
“Ingin tahu sebenarnya berapa jumlahnya di sana. Mempekerjakan tenaga asing sudah benar ada izinnya (atau tidak),” imbuh Budi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyebut jika Penjabat (Pj.) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengawasan bersama. Termasuk juga melakukan pengawasan terhadap beach club atau bidang usaha lain yang kemungkinan mempekerjakan tenaga asing.
“Pak Pj. Gubernur sudah memerintahkan kami jajaran semua, bahkan tadi disampaikan sudah ada diskusi dengan pimpinan dewan supaya sama-sama kita melakukan pengawasan bersama,” ujar Indra saat ditemui pada kesempatan yang sama.
Baca Juga: Laporan Polisi Belum Dicabut, Sekwan DPRD NTB : Mahasiswa Minta Sambil Tunjuk-tunjuk
Selain itu, Indra juga menyampaikan pihaknya baru akan menjalin koordinasi dengan pihak Keimigrasian yang berwenang untuk melakukan pengawasan orang asing di Bali. Pihaknya berencana melakukan pendataan terhadap tenaga asing yang bekerja di Bali untuk mengetahui apakah tenaga asing tersebut sudah memenuhi syarat untuk bekerja di Bali.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan
-
Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA