SuaraBali.id - Pada waktu-waktu tertentu, pemesanan hotel untuk menginap di lokasi wisata terkenal seperti Bali tidak mudah. Misalnya saat peak season seperti saat musim liburan, tahun baru dan hari raya.
Menurut Data di Dinas Pariwisata Provinsi Bali, pada musim liburan saat hari raya Idulfitri 2024 contohnya, jumlah wisatawan, baik dari dalam negeri (wisdom) maupun luar negeri, melonjak secara signifikan.
Tercatat dalam periode 3 April hingga 13 April 2024, Bali kedatangan total 371.053 wisatawan yang terdiri dari 171.626 wisatawan domestik dan 199.427 wisatawan internasional. Hal ini pun menyebabkan hotel full booked hingga wisatawan harus pintar-pintar mencari penginapan.
Sedangkan menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gianyar Pande Mahayana Adityawarman kunjungan libur Idul Fitri 2024 ke Gianyar, khususnya Ubud, mengalami peningkatan.
"Okupansi hotel di Gianyar kini mencapai 80 persen. Persentase okupansi kamar hotel dan vila di Ubud ini naik dibandingkan hari biasanya yang mencapai 60 persen," ujarnya beberapa waktu lalu.
Banyak hotel di Bali penuh dan tarifnya pun melonjak tinggi dibanding waktu-waktu biasa saat low season. Bila calon wisatawan tak pesan jauh-jauh hari, maka diskon dan kemudahan lainnya turut hilang.
Masalahnya terkadang generasi masa kini menjadikan staycation sebagai self reward yang mana harus menabung terlebih dahulu untuk berlibur, termasuk memesan hotel favorit.
Namun kini ada aplikasi travel seperti traveloka yang memberi penawaran menguntungkan dengan cara cicil pesan hotel menggunakan paylater. Saat ini paylater adalah salah satu alat pembayaran yang disukai oleh generasi muda
Dengan Traveloka Paylater maka calon wisatawan bisa memesan hotel saat ini tetapi pembayarannya dapat dilakukan dengan cicilan. Saat ini Traveloka Paylater sudah digunakan sebanyak 500 ribu pengguna aplikasi Traveloka.
Baca Juga: Resep Es Daluman Bali yang Segar Untuk Siang Ini
Traveloka Paylater merupakan fitur yang digunakan aplikasi Traveloka yang bekerjasama dengan PT. Caturnusa Sejahtera Finance. Ini dapat dimanfaatkan pengguna untuk membeli produk Traveloka, tapi membayarnya nanti.
Tak hanya mencicil pesan hotel, pengguna juga bisa membeli produk lainnya, seperti memesan tiket pesawat, tiket kereta api, tiket bus, rental mobil hingga tiket masuk tempat wisata.
Fitur ini juga bisa digunakan untuk belanja online di market place yang telah bekerjasama bahkan untuk belanja di toko offline yang sudah bekerja sama.
Syarat utamanya, adalah pengguna telah berusia minimal 21 tahun dan maksimal 70 tahun. Selanjutnya dengan cara mendaftarkan diri dengan mengisi biodata dan mencantumkan KTP sesuai dengan identitas.
Hanya selama 1 jam bisa didapatkan jawaban apakah permohonan diterima atau ditolak. Bila disetujui maka pengguna bisa mendapat saldo mulai Rp 10 juta hinggaRp 50 juta.
Keuntungan Cicil Pesan Hotel
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan