SuaraBali.id - Usaha Laundry Express, Basket Laundry di Jalan Letda Reta, No. 106 Denpasar Timur, Bali meledak pada Selasa (28/5/2023).
Dari informasi video akun Instagram @damkar_denpasar memperlihatkan Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tampak berantakan.
Lantai yang putih bersih itu penuh dengan runtuhan plafon dan sisa sisa debu ledakan. Selain itu, sejumlah kaca etalase dan kaca pada pintu pecah.
Alat-alat laundry seperti keranjang baju, alas setrika, setrika, hingga baju-baju laundry berserakan dimana-mana.
Ledakan tersebut diduga berasal dari alat pengering pada laundry. Akibat ledakan itu, 3 orang menjadi korban luka-luka.
Satu orang alami patah tangan kanan, sementara 2 wanita mengalami luka-luka. Menurut informasi, ketiganya telah mendapat pertolongan dengan di larikan ke Rumah Sakit Umum Prof Ngoerah.
Ketiga korban luka-luka dibawa ke rumah sakit dengan bantuan ambulan dari BPBD Kota Denpasar. Beruntungnya dalam kejadian ledakan ini tidak menimbulkan korban meninggal dunia.
Video tersebut diposting ulang akun Instagram @denpasar.viral dan mengundang beragam komentar dari warganet.
“Ngeri liatnya tadi pas lewat... ibunya keluar dengan tangan penuh darah dan luka sobek semoga cepat sembuh buat korban'.,” tulis akun @dolarsana.
Baca Juga: Toko Aksesoris di Nusa Dua Panen Keuntungan Akibat WWF di Bali
“Mungkin pegawai-pegawainya gak sadar bocor gas pengeringnya.,” sahut @deeokaa.
“Itu klo ga salah dari video setrika uapnya yg meledak,” tulis @laksamana_gajah.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- 7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Ajak Masyarakat Stop Beri Stigma Negatif
-
Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?