SuaraBali.id - Hingga malam ini, Basarnas Bali masih berusaha membawa turun mayat pendaki gunung bernama Alexander Bimo Haryotedjo (60) yang beralamat di Desa Bongsari, Semarang Barat di puncak Gunung Agung pada ketinggian 2.833 meter di atas permukaan laut.
Dalam upaya ini, Basarnas harus menempuh perjalanan panjang hingga belasan jam bila dihitung naik turun gunung.
“Masih belum selesai, tim masih perjalanan turun tadi berangkat saja sampai di lokasi 9,5 jam lebih, kira-kira kalau turun membawa jenazah bisa lebih lama lagi memerlukan waktunya,” kata Kepala Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, Rabu (13/3/2024).
Diketahui sejak Selasa (12/3) malam Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mendapat kabar soal jenazah pria yang menggunakan jaket dan celana panjang berwarna hitam, berambut putih, dan membawa tas berwarna hijau pada koordinat 8°20'31.12"S - 115°29'35.81"E puncak Gunung Agung, Kabupaten Karangasem.
Menurut penuturan Sidakarya, kurang lebih pukul 17.00 Wita dua orang pemandu lokal mendaki melalui Pos Pengubengan dan setelah 2 jam lebih perjalanan, mereka tiba di lokasi penemuan jenazah.
Tak diketahui kapan korban mulai mendaki lantaran sebelumnya sudah ada larangan untuk melakukan pendakian dari pemerintah setempat.
Larangan tersebut karena pada masa ini sedang dilakukan upacara keagamaan Ida Batara Turun Kabeh.
"Info awal kami terima melalui grup potensi SAR yang menyatakan bahwa seorang pendaki WNA menemukan jenazah, selanjutnya berkoordinasi dengan BPBD serta pemandu lokal setempat, akhirnya dipastikan informasi tersebut A1 pada pukul 19.00 Wita," ujar Sidakarya.
Basarnas Bali melihat kondisi kemarin malam kurang mendukung karena cuaca berkabut tebal dan angin kencang, maka proses evakuasi tidak langsung dilaksanakan.
Baca Juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Puncak Gunung Agung, Ini Ciri-cirinya
“Pagi tadi pada pukul 3.00 Wita tim SAR gabungan sudah bergerak dari Pos Pengubengan, dan normalnya perjalanan pergi dan pulang sekitar 6 jam, tentunya akan memerlukan waktu lebih lama karena mengevakuasi jenazah," jelas Sidakarya.
Dalam proses evakuasi Basarnas Bali mengerahkan 10 personel tim SAR yang dibantu Koramil Karangasem, Babinsa Rendang, SAR Samapta Polda Bali, Polres Karangasem, Polsek Rendang, BPBD Karangasem, potensi SAR dan pemandu lokal.
Akhirnya sekitar pukul 12.39 Wita tim sampai di titik penemuan jenazah dan diketahui identitasnya yang merupakan WNI asal Yogyakarta bernama
Setelah itu Sidakarya kembali menambah personel dari Kantor Basarnas Bali di Jimbaran untuk membantu proses evakuasi di Gunung Agung yang masih berlangsung hingga malam ini. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?
-
Selaras dengan Asta Cita, BRI Perkuat Pembiayaan Produktif dan Inklusi Keuangan
-
Blak-blakan Menteri Bahlil Soal Penyebab Antrean BBM di Bali dan Solusi Kilatnya
-
Aliran Dana Haram Rp12,4 Miliar Terbongkar, KPK Panggil Sejumlah Pejabat Lombok Barat
-
Asyik! Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Cair Hari Ini, DPR Minta Jangan Ditahan-tahan