SuaraBali.id - Warga atau krama desa adat Banda, Desa dinas Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali menggelar upacara Nyenukan pada Minggu (3/3/2024). Upacara ini tergolong langka karena terakhir dilakukan 25 tahun silam.
Upacara langka itu digelar serangkaian Karya Ngenteg Linggih, Pedudusan, Tawur Balik Sumpah, di Pura Penataran Banda.
Menurut Desa Adat Banda, I Wayan Balik, upacara ini memang langka.
"Dulu pernah diadakan sekitar kurang lebih 25 tahun silam," ujar dia sebagaimana diwartakan beritabali.com- jaringan suara.com.
Dikatakan rangkaian Ngenteg Linggih digelar karena ada pemugaran bangunan di Pura Penataran Banda. Ia pun mengemukakan mengapa akhirnya upacara ini kembali digelar.
"Tahun ini karena sejumlah bangunan telah sudah rampung diperbaiki, dan pretima Ida, dalam wujud ratu ayu dan ratu gede barong juga selesai di perbaiki atau ngodakan," ujarnya.
Dikatakan selama acara Nyenukan, Krama lanang istri dan Yowana ikut terlibat.
Krama dikelompokkan, turun ke jalan membenarkan pakaian warna-warni. Krama juga menggotong umbi-umbian, buah hingga sayuran.
"Ini sebagai ucap rasa syukur karena upacara telah berlangsung dengan lancar," ujarnya.
Baca Juga: Karya Unik Pemuda Bali di Gianyar, Gebogan Rupa Ogoh-ogoh
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
13 Ribu Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bandara Bali
-
Pecah Kepadatan Jawa-Bali, ASDP Kerahkan Kapal Jumbo Jatra I dan Portlink 0
-
42 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Batal
-
Gubernur Koster Tegas: Jangan Biarkan AI Hapus Kecerdasan Budaya Bali
-
Tiba di Lombok, Putri Mahkota Swedia Langsung Disuguhi Minuman Racikan 11 Rempah