SuaraBali.id - Kejadian tragis menimpa seorang siswi SMP di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). MKH (14), warga Kecamatan Fatuleu ditemukan dalam keadaan pingsan dan tidak sadarkan diri di samping Kantor Detasemen Kaveleri Naibonat di Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang pada Sabtu (30/12/2023) subuh.
Orang tua korban, MGW (37), kaget saat menerima laporan dari dua anggota TNI yang menemukan MKH dalam kondisi tidak sadarkan diri. MGW sedang berada di rumahnya ketika dua anggota TNI mendatanginya untuk memberitahu bahwa MKH ditemukan dalam keadaan pingsan tanpa celana.
MGW bersama dua anggota TNI segera menuju tempat kejadian dan mendapati MKH tidak sadarkan diri. Mereka membawa korban ke Kantor Detasemen Kaveleri, di mana MKH diduga telah menjadi korban persetubuhan oleh kedua terlapor.
MKH kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan.
Sementara itu, MGW segera melaporkan kejadian ini ke Polres Kupang dengan nomor laporan polisi LP/B/270/XII/2023/SPKT/Polres Kupang/Polda NTT, dengan tuduhan persetubuhan anak di bawah umur.
Adapun dua remaja pria yang diduga melakukan perbuatan tersebut adalah LFAdS (17) dan NN (17), keduanya merupakan warga Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.
Kapolsek Kupang Timur, Iptu Johni Lapusaly, membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa laporan tersebut telah disampaikan ke Polres Kupang karena di Polsek tidak memiliki unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak). Sehingga, kasus asusila seperti ini langsung diarahkan ke tingkat Polres.
"Laporannya ke Polres (Kupang) menyangkut persetubuhan anak karena di Polsek tidak ada unit PPA jadi kalau kasus asusila diarahkan ke Polres," ujar Johni, seperti dikutip dari Digtara jejaring SuaraBali.Id, Rabu (3/12/24).
Baca Juga: Apa Itu Mepandes? Tradisi Wajib Bagi Anak Dewasa di Bali
Berita Terkait
-
Apa Itu Mepandes? Tradisi Wajib Bagi Anak Dewasa di Bali
-
Kerap Dorong Pemuda untuk Pimpin Indonesia, Ini Jawaban Luhut soal Dukung Gibran jadi Cawapres
-
Hakim Cecar Mantan Rektor Universitas Udayana Soal Pungli Rp4 Miliar
-
Oknum Anggota TNI Serang Kantor Satpol PP Denpasar, Kodam IX/Udayana Minta Maaf
-
Terungkap, Keterlibatan Oknum TNI Saat Penyerangan Kantor Satpol PP Kota Denpasar
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida