Tantangan juga dirasakan juru bayar Kantorpos KCU Denpasar, Pande, saat mengantarkan bansos ke rumah KPM. Bahkan, ia mengaku pernah dikejar anjing dalam perjalanannya menuju rumah KPM.
"Ceritanya banyak sekali. Ada yang rumahnya jauh, kemudian harus masuk banyak gang. Saya pernah masuk ke jalan melewati gang. Dan di Bali banyak anjing. Kadang kita suka dikejar anjing.," ujar Pande.
Namun, tantangan-tantangan tersebut tak membuat Pande patah arang. Ia tetap menyelesaikan tugasnya, agar KPM bisa menikmati bantuan.
"Karena ini amanah, tugas dari pemerintah, jadi mau tidak mau kita harus jalani," tuturnya.
Pande juga bercerita dirinya selalu menemukan tantangan selama mengabdikan diri sebagai juru bayar. Namun, ia justru mengaku senang bisa mendapat banyak pengalaman ketika mengalami tantangan tersebut.
"Terus terang untuk menambah pengalaman. Saya juga jadi banyak tahu daerah saat saya mengantarkan bantuan ke rumah-rumah KPM," kata Pande
Selain tantangan mencari lokasi rumah KPM, Pande juga tak menampik ada tantangan lain yakni mengenai jaringan internet. Ia mengaku pernah menemukan wilayah yang sulit mendapatkan sinyal sehingga membuat penyimpanan data KPM melalui aplikasi tidak bisa dilakukan online.
Namun, hal tersebut juga bisa diatasi karena kecanggihan teknologi yang digunakan Pos Indonesia dalam aplikasi tersebut. Berkat kecanggihan tersebut, pengumpulan data pun tetap bisa dilakukan secara offline.
"Saya pernah ke daerah Badung untuk membagikan bantuan. Sebelumnya, saya survei dulu untuk memastikan bagaimana kondisi sinyal di sana. Ternyata saya diberi tahu bahwa kondisi di sana susah sinyal. Jadi kami pakai sistem mode offline. Kami tetap bisa foto dan disimpan offline dan nanti sampai kantor baru kita naikkan datanya," tutur Pande.
Baca Juga: Eks Dirut PT BGR Kuncoro Wibowo Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Korupsi Beras Bansos
Apresiasi dari Kepala Dusun Banjar Tauman
Program penyaluran bansos sembako dan PKH Kemensos melalui Pos Indonesia mendapat apresiasi dari Kepala Dusun Banjar Tauman, Desa Kekeran, I Made Sunarto. Ia senang melihat Pos Indonesia mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam menyalurkan bantuan.
"Saya kira sangat baik dan luar biasa dalam penyalurannya. Pos bekerja dengan baik dan melakukan pelayanannya juga baik," kata Sunarto.
Sunarto mengaku tidak ada kesulitan ketika membantu Pos membagikan bansos tersebut. Ia juga mendampingi saat pembagian berlangsung. Baik melalui komunitas maupun metode door to door.
"Prosesnya pertama kita mengarahkan penerima untuk kumpul di kantor desa. Nanti petugas Pos memberikan bantuan tersebut dengan menerapkan antrean," tambahnya.
"Ada juga yang dibagikan ke rumahnya langsung. Saya mendampingi mereka dalam pembagian bantuannya," papar Sunarto.
Berita Terkait
-
Turis India Paling Banyak Datang ke Bali, Menginap di Hotel Mewah Dan Belanja
-
Eks Napi KDRT Asal Australia Gagal Masuk Bali Seusai Aniaya Istrinya yang WNI
-
Resep Tum Ayam Khas Bali, Makanan Tradisional Berdaun Pisang
-
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini: Berawan Sepanjang Hari
-
Cara Membuat Lawar Babi Khas Bali, SImbol Keseimbangan Dan Keharmonisan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli