SuaraBali.id - Tabanan memiliki masalah kosongnya jabatan kepala sekolah karena pensiun. Tercatatkan untuk SD sebanyak 104 orang siap memasuki masa pensiun.
Dari jumlah ini kebanyakan yang pensiun adalah guru kelas dan guru olahraga.
"Salah satu antisipasinya, mata pelajaran yang dipegang guru pensiun dirapelkan ke guru lain yang berpotensi," ujar Kepala Dinas Pendidikan Tabanan Nyoman dilansir dari Berita Bali, Senin (6/9/2021).
Solusi rapel mata pelajaran dilakukan sebab saat ini, sudah tidak bisa lagi mengangkat guru pengabdi.
"Memang ada guru yang mengajar lebih dari satu. Guru yang pensiun tidak ada penggantinya, kecuali memang ada bukaan CPNS tiap tahun," jelasnya.
Sementara itu, kekosongan jabatan kepala sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, tercatat ada 32 posisi.
Dari data dinas pendidikan Tabanan, pada 2021 total ada 146 guru yang memasuki masa pensiun, yakni 104 guru SD dan 44 orang guru SMP. Di antaranya ada yang menjabat Kepala Sekolah, yakni 29 Kepala Sekolah jenjang SD dan 3 orang jenjang SMP.
Dia menambahkan, tak hanya 2021 saja tapi di tahun 2022 sampai 2023 banyak yang memasuki masa pensiun.
"Tahun ini banyak yang memasuki pensiun, ini tidak bisa dipungkiri," ungkapnya.
Terkait formasi CPNS guru, pihaknya sudah terus berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk ditindaklanjuti. Dengan harapan formasi guru jumlahnya banyak yang diajukan ke pusat.
Sementara kosongnya kepala sekolah di sejumlah sekolah baik di tingkat SD dan SMP hal tersebut sudah diatasi.
Baca Juga: Belum Terapkan Kategori SIM C, Ini Alasan Tabanan Bali
Sekolah yang tak memiliki kepala sekolah sudah diisi plt. Yang dijadikan plt adalah kepala sekolah yang definitif dengan jarak sekolah yang terdekat.
"Yang kepala sekolah pensiun sudah di plt-kan ini, sehingga ini sudah bisa diatasi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mengenang Perang Puputan Margarana, Tabanan Bali: Pertempuran Habis-habisan 24 Jam
-
Papan Reklame di Tabanan Sempat Bikin Heboh, Pemkab Langsung Lakukan Ini
-
Langgar Aturan PPKM, Tiga Kepala Sekolah di Bukittinggi Diberi Sanksi
-
Kecelakaan Beruntun di Selemadeg Barat Tewaskan Seorang Mahasiswa
-
Geger! Temuan Mortir di Kebun Warga Tabanan
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang
-
Warisan Leluhur Disulap Jadi Camilan Sehat, Produk UMKM Lombok Ini Tembus Pasar Internasional
-
Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob
-
Mutasi Terbesar Polri: 17 Polwan Dipromosikan Jadi Kapolres