- Tradisi Megibung, warisan budaya Bali, dilestarikan muslim setempat menjelang Ramadan.
- Tradisi Megibung diperkenalkan oleh Raja Karangasem pada tahun 1692 Masehi saat istirahat perang.
- Megibung merupakan makan bersama yang ditetapkan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sejak 2018.
SuaraBali.id - Tradisi menjelang Ramadan rupanya tidak hanya ada dilingkungan yang didominasi umat muslim saja.
Pasalnya, sampai saat ini Pulau Bali masih melestarikan tradisi unik untuk menyambut Bulan Ramadan. Padahal, pulau ini didominasi oleh umat beragama Hindu.
Hal ini menunjukkan bahwa Tingkat toleransi Masyarakat Bali terhadap tradisi keagamaan sangat besar.
Tradisi menjelang Ramadan yang masih dilestarikan di Bali ini yakni Tradisi Megibung.
Tradisi ini sudah ada sejak 1692 Masehi. Berikut fakta – fakta mengenai Tradisi Megibung:
1. Dikenalkan oleh Raja Karangasem
Tradisi Megibung ini awalnya dikenalkan oleh Raja Karangasem, yakni I Gusti Agung Anglurah Ketut Karangasem pada Tahun 1614 Caka atau 1692 Masehi.
Saat itu, Karangasem dalam ekspedisinya menaklukkan Raja – raja yang ada di tanah Lombok.
Ketika istirahat dari peperangan, raja menganjurkan semua prajuritnya makan bersama dalam posisi melingkar.
Baca Juga: Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
Tradisi ini akhirnya dikenal dengan Megibung.
2. Megibung dari Karangasem
Tradisi ini masih terus dilestarikan di kalangan muslim Bali, khususnya di Karangasem.
Megibung adalah makan bersama yang menjadi sarana untuk mempererat hubungan antaranggota Masyarakat menjelang Bulan Ramadan.
3. Etika saat Megibung
Bukan hanya sekedar melakukan makan bersama, ada beberapa etika yang perlu diperhatikan saat acara Megibung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Penampakan 72 Unit Mobil Listrik untuk Operasional Pemprov NTB
-
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas III SD Evaluasi Halaman 116
-
Apa Motif Pelaku Mutilasi WNA Ukraina di Bali? Ini Penjelasan Polisi
-
Laba Perusahaan Anak BRI Group Tembus Rp10,38 Triliun, Meningkat 16,1% YoY
-
Pelaku Mutilasi WNA di Bali Punya Tiga Paspor