- Polda Bali fokus memburu lima WNA tersangka penculikan dan mutilasi Ihor Komarov yang identitasnya sulit diverifikasi.
- Sejauh ini polisi baru mengamankan satu tersangka berinisial C, sementara empat pelaku lainnya sudah kabur ke luar negeri.
- Polisi telah memastikan potongan tubuh yang ditemukan di Gianyar adalah korban setelah hasil tes kecocokan sampel darah selesai.
SuaraBali.id - Kepolisian Daerah (Polda) Bali kini fokus mengejar 5 pelaku penculikan dan mutilasi WN Ukraina, Ihor Komarov yang belum tertangkap.
Namun, selain beberapa pelaku yang sudah berada di luar negeri, mereka juga disebut memiliki lebih dari satu paspor.
Hal itu menyebabkan polisi belum bisa memastikan identitas dan kewarganegaraan para pelaku.
“Seluruhnya merupakan warga negara asing dengan kepemilikan paspor yang bisa jadi lebih dari dua ya, ada yang memiliki paspor dua ataupun tiga,” ungkap Ariasandy saat ditemui di Mapolda Bali, Jumat (6/3/2026).
“Tim kita juga masih bekerja mengumpulkan semua bukti-bukti yang bisa kita temui di lapangan untuk membuat terang kejadian ini,” tambahnya.
Hingga saat ini, polisi baru mengamankan seorang berinisial C yang berperan untuk menyewa mobil dan vila tempat korban disekap.
Saat dikejar, C sudah berada di Nusa Tenggara Barat.
Sementara, ada 5 tersangka lain yang belum diamankan berinisial RM, VK, AS, VN, SM, dan DH. Seluruh pelaku dipastikan merupakan WNA.
Dalam perkembangannya, diketahui jika sudah ada 4 orang tersangka yang berhasil kabur ke luar negeri.
Baca Juga: Polisi Pastikan Potongan Tubuh di Ketewel Milik WN Ukraina yang Diculik
Sehingga, polisi menerbitkan Red Notice Interpol untuk melacak keberadaan pelaku di luar negeri.
“Kita masih mengidentifikasi orang-orang yang kita duga kuat terkait ya, terkait dengan kejadian penculikan ini,” kata dia.
“Baik yang memberikan sarana, fasilitas, atau yang kemudian memiliki peran-peran tertentu, ada yang menculik mungkin, ada yang kemudian melakukan penganiayaan dan seterusnya,” tambah Ariasandy.
Sementara, polisi memastikan jika potongan tubuh yang ditemukan di Muara Sungai Wos, Gianyar adalah milik Ihor Komarov.
Hal itu diketahui setelah adanya kecocokan antara sampel dari ibu korban, sampel darah di mobil dan vila, serta dari potongan tubuh yang ditemukan.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali