Muhammad Yunus
Rabu, 25 Februari 2026 | 09:38 WIB
Ilustrasi penculikan. [Dok.Antara/Shutterstock/pri]
Baca 10 detik
  • WN Ukraina berinisial IK dikabarkan diculik di Jimbaran, Badung, pada Minggu malam (15/2/2026).
  • Korban ditemukan lebam setelah meminta tolong melalui video viral; laporan diterima Polda Bali.
  • Polda Bali telah menerima laporan resmi dan sedang menyelidiki dugaan penculikan tersebut dengan 10 saksi.

SuaraBali.id - Dugaan kasus penculikan terhadap seorang WN Ukraina di Bali menjadi viral di media sosial.

Video pria berinisial IK itu beredar di media sosial memperlihatkan dirinya meminta pertolongan untuk diselamatkan dalam Bahasa Rusia.

Selain itu, dalam video tersebut nampak ada luka lebam pada kedua mata IK. Dia mengaku telah diculik oleh organisasi berbahaya.

Sejak unggahan tersebut beredar, ribuan warganet memberikan reaksi terhadap dugaan kasus penculikan yang terjadi di Bali itu.

Menanggapi viralnya unggahan tersebut, Polda Bali tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelaku penculikan tersebut.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy menjelaskan pihaknya telah menerima laporan dari rekan IK pada Minggu (15/2/2026) lalu.

“Kejadian itu dilaporkan tengah malam oleh salah satu teman korban yang diculik. Kasusnya sementara ditangani Polsek, Polresta, dan dibackup Polda,” ungkap Ariasandy saat ditemui di Mapolda Bali, Selasa (24/2/2026).

Ariasandy menerangkan jika menurut pengakuan pelapor, kejadian itu terjadi pada Minggu (15/2/2026) malam di sekitar Jimbaran, Kabupaten Badung.

Sekitar pukul 22.30 itu, IK disebut akan mengajarkan rekannya untuk mengendarai sepeda motor pada tanjakan.

Baca Juga: Ini 5 Lokasi Rawan Curanmor di Kota Denpasar

Ketika berangkat dengan tiga orang dengan masing-masing mengendarai sepeda motor, salah satu teman IK kaget melihat dua temannya tidak terlihat di belakang.

Setelah ditunggu, satu temannya menghampiri dan menyebut jika IK telah diserang orang tak dikenal.

“Setelah itu ada salah satu kawannya yang merapat dan menyampaikan bahwa mereka diserang orang yang tidak dikenal,” tutur Ariasandy.

“Setelah itu sama-sama ke TKP dan menemukan temannya satu ini (IK) tidak ada di tempat,” imbuhnya.

Mereka hanya menemukan ponsel dan tas IK di TKP dan menduga IK telah diculik. Sehingga mereka melaporkannya ke Polsek Kuta Selatan.

Ariasandy menyebut timnya masih melakukan penyelidikan ke lapangan dan telah mewawancarai 10 saksi.

Namum demikian, dia belum memastikan latar belakang IK dan dugaan penyebabnya diculik.

“Intinya tim kita sudah bekerja, mudah-mudahan dalam waktu yg tidak begitu lama kita bisa menangani kasus ini,” pungkasnya.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Load More