- BPBD Bali mengimbau masyarakat waspada terhadap bunyi sirene banjir di sekitar aliran Tukad Badung pada Selasa, 24 Februari.
- Sirene banjir yang terpasang di enam titik telah berbunyi dua kali, menandakan kenaikan level air sungai di level satu dan dua.
- Hujan 3x24 jam menyebabkan 23 kejadian banjir di Denpasar, dengan beberapa lokasi mencapai ketinggian air 40 hingga 80 cm.
SuaraBali.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali meminta masyarakat di sekitar fasilitas sirene banjir memanfaatkan peringatan yang berbunyi di tengah kepungan banjir sejak semalam.
“Arahan tetap waspada perkembangan situasi, masyarakat yang di pinggir Tukad Badung perhatikan suara sirene dan perkembangan kenaikan air,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana di Denpasar, Selasa (24/2).
Meskipun sirene banjir baru terdapat di enam titik, kata dia, setidaknya fungsi sirene dapat mengurangi risiko korban seperti saat banjir besar September 2025 lalu.
Sejauh ini peringatan pada sirene juga baru menunjukkan aktivitas air yang naik hingga level satu dan dua, belum menyentuh puncaknya atau meluap dari bantaran sungai.
“Sirene sudah berfungsi baik, tadi pagi jam 03.00 Wita sudah bunyi sekali, kemudian ternyata tadi sekitar jam 08.30 Wita bunyi lagi, berarti air sungai naik lagi,” kata dia.
Sementara itu bagi masyarakat di wilayah lain yang belum terdapat sirene banjir di daerahnya, kata dia, diharapkan tetap waspada dan aktif melihat situasi sekitar.
Hal Ini, lanjut dia, disampaikan mengingat banjir akibat hujan selama 3x24 jam justru lebih banyak terjadi di luar daerah dengan sirene banjir, namun tetap didominasi terjadi di Denpasar.
BPBD Bali merangkum sejak Senin (23/2) sore hingga Selasa pagi saja sudah terdapat 23 kejadian di Denpasar yang didominasi banjir, kemudian tujuh kejadian di Kabupaten Badung, lima kejadian di Gianyar, empat kejadian di Buleleng, dan masing-masing satu kejadian di Tabanan dan Klungkung.
Sementara untuk hujan angin terjadi di seluruh Provinsi Bali sejak Sabtu (21/2) malam dan masih berlangsung hingga saat ini.
Baca Juga: Pengalaman Baru di Bali: Turis Belanda Hanya Tertawa Saat Terjebak Banjir
Khusus Kota Denpasar, Gede Teja menyebut terjadi angin puting beliung di wilayah Padangsambian Kelod, kemudian di beberapa titik penting menunjukkan banjir menyentuh ketinggian 40-80 cm.
“Banjir di Jalan Griya Anyar arah Simpang Dewa Ruci ketinggian 80 cm, kemudian banjir di Jalan By Pass Ngurah Rai Sanur ketinggian 50 cm, dan banjir Jalan Hangtuah Sanur ketinggian 50 cm,” ujar Gede Teja.
Jika melihat informasi BMKG, lanjut dia, maka hujan disertai angin kencang masih akan terus berlangsung hari ini dengan daerah waspada yaitu Denpasar, Bangli, Buleleng, Gianyar, Karangasem, Klungkung.
Salah satu pedagang di Pasar Badung Denpasar, lokasi pemasangan sirene banjir, Wayan Sumarni mengatakan sangat terbantu dengan kehadiran sirene banjir di Tukad Badung yang membelah pasar.
Ia tetap berjualan pagi tadi sebab peringatan alarm hanya meminta waspada dan sedikit menjauh dari bantaran sungai.
“Alarmnya sangat membantu, setelah tiga hari hujan tadi jam 3 alarm bunyi di pasar, diminta waspada tapi belum sampai evakuasi, air belum sampai keluar bantaran jadi tetap berjualan,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri