- Ratusan jemaah menghadiri tradisi makan bersama "Megibung" di Masjid Baitul Makmur Denpasar.
- Tradisi makan bersama menu nasi kebuli ini merupakan bagian dari Festival Ramadan edisi ke-9 yang diadakan tiga kali selama Ramadan.
- Kegiatan ini bertujuan membangun ukhuwah dan kebersamaan, serta membantu jemaah perantau menghemat pengeluaran berbuka puasa.
SuaraBali.id - Ratusan jemaah dari semua kalangan meramaikan Masjid Baitul Makmur, Denpasar, Minggu (22/2/2026).
Cuaca hujan saat itu pun tak menyurutkan semangat para jemaah yang sudah berpakaian rapi menjelang jam berbuka puasa.
Ketika masuk ke dalam masjid, aroma santapan menggugah penciuman.
Hamparan daun pisang yang berjejer memanjang untuk menjadi alas nasi kebuli sapi yang akan dinikmati kala bedug Adzan Maghrib dikumandangkan.
Tradisi makan bersama atau di Bali sering disebut “Megibung” ini sudah berjalan setiap tahunnya di Masjid Baitul Makmur selama Bulan Ramadan.
Bagi masyarakat sekitar, mungkin sudah menjadi ritual tahunan untuk berkumpul bersama.
Namun, kesan berbeda dirasakan oleh Rizki (27), pria dari Sidoarjo, Jawa Timur yang mencari peruntungan di Pulau Dewata.
Jauh dari kampung halaman membuat momen Megibung ini menjadi pengingat akan tempat asalnya.
Suasana kebersamaan yang kental membuatnya beranjak dari tempat tinggalnya untuk berbuka puasa di Masjid Baitul Makmur.
Baca Juga: Stop Lakukan Ini Saat Sahur! 4 Menu Penyebab Kamu Cepat Haus Saat Puasa
“Biasanya kalau kita anak perantau kan buka puasa sendiri, ini kan ramai-ramai seru aja buka puasa bareng,” ungkap Rizki saat ditemui di lokasi.
“Kita nggak kenal dengan yang di samping tiba-tiba kenalan,” imbuh dia.
Megibung kali ini menjadi tahun keempatnya sejak berada di Bali.
Setiap tahunnya dia selalu mencari informasi terkait kegiatan ini dan menyempatkan diri untuk datang.
Menurutnya, setiap masjid termasuk Masjid Baitul Makmur yang menyediakan kudapan berbuka puasa gratis.
Juga membantunya untuk menghemat pengeluaran di tanah rantauan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
Selamatkan Tanah Negara, Kejari Lombok Tengah Amankan Tanah Miliaran Rupiah dari Mafia Tanah?
-
Flores Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, BMKG: Hati-hati Bangunan Retak
-
Elang Nias dan Burung Hantu Siau Dilaporkan Punah di Indonesia, Benarkah?
-
Kabar Baik! Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT Lewat Pelni Digratiskan 100 Persen