- Rasa haus saat beraktivitas di bawah matahari menjadi tantangan utama saat menjalankan ibadah puasa.
- Kunci mencegah haus saat puasa terletak pada pemilihan menu makanan dan minuman saat sahur.
- Hindari minuman berkafein, minuman kemasan manis, kue manis, dan sereal tanpa serat saat sahur.
SuaraBali.id - Godaan terbesar kebanyakan orang saat menjalani puasa adalah menahan rasa haus. Terlebih jika mereka seharian beraktivitas dibawah sinar matahari, rasa haus tak terhindarkan lagi.
Padahal, selama berbuka puasa dan sahur dikeesokan harinya mereka sudah mencukupi kebutuhan air untuk tubuh agar tidak dehidrasi selama berpuasa.
Namun, kenyataannya tenggorokan masih sering kering kerontang dan merasa haus saat siang bolong.
Lantas apa tipsnya agar saat puasa tidak merasa haus?
Kuncinya yakni ada pada menu yang disantap saat makan sahur. Ada beberapa makanan atau minuman yang tidak dianjurkan dikonsumsi saat sahur, agar ketika puasa tidak merasa haus.
Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur, agar ketika puasa tidak merasa haus:
1. Teh, Kopi dan Cola
Minuman yang harus dihindari saat sahur adalah minuman berkafein seperti kopi, teh, maupun cola.
Kafein merupakan zat diuretik yang dapat menyebabkan tubuh cepat kehilangan air melalui buang air kecil.
Baca Juga: Gurih Hingga Segar: Inilah Surga Takjil Sate Susu dan Ragam Kuliner di Pasar Ramadan Wanasari
Saat kondisi tubuh kehilangan banyak cairan, maka dapat merangsang rasa haus lebih cepat disiang harinya.
Minuman berkafein tersebut alangkah baiknya diganti dengan air putih yang lebih sehat dan dapat mencegah dehidrasi.
2. Minuman Kemasan
MInuman Kemasan yang sifatnya instan sering menjadi pilihan banyak orang untuk dikonsumsi saat sahur.
Selain praktis, minuman kemasan juga memiliki rasa manis yang membuat lidah tak kuat menahan godaan.
Padahal, minuman kemasan ini mengandung kadar gula yang cukup tinggi.
Kandungan gula yang berlebih ini dapat memicu rasa haus, sehingga ditengah-tengah puasa akan cepat merasa haus.
3. Kue Manis
Kue – kue manis seperti donat gula dan semacamnya sebaiknya dihindari saat makan sahur.
Pasalnya, makanan tersebut membuat lonjakan gula darah yang cukup drastis dan diikuti oleh penurunan yang cepat juga.
Proses metabolisme gula tambahan tersebut membutuhkan banyak air, sehingga membuat tenggorokan terasa kering lebih cepat.
4. Sereal Manis
Sereal masih menjadi menu pilihan saat bosan mengonsumsi nasi sebagai sumber karbohidrat.
Terlebih saat makan sahur, meyantap sereal akan jauh lebih praktis.
Padahal dibalik makanan yang super enak tersebut kekurangan serat. Tanpa serat, makanan ini cepat dicerna dan tidak mampu menahan kadar air dalam tubuh secara efisien dibandingkan dengan karbohidrat kompleks seperti gandum utuh maupun oatmeal.
Menghindari makanan dan minuman tersebut akan membantu anda mengontrol rasa haus berlebihan saat berpuasa. Sehingga puasa lancar tanpa adanya gangguan.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Stop Lakukan Ini Saat Sahur! 4 Menu Penyebab Kamu Cepat Haus Saat Puasa
-
Kunci Jawaban Informatika Kelas IX Halaman 78 Uji Pemahaman: Blockly dan Scratch
-
Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas V Halaman 53: 'A recipe for a special sandwich'
-
Gurih Hingga Segar: Inilah Surga Takjil Sate Susu dan Ragam Kuliner di Pasar Ramadan Wanasari
-
Dirut BRI: Likuiditas Perbankan Longgar, Tapi Dunia Usaha Masih Wait and See