- Pemerintah Provinsi NTB di Mataram, Sabtu 22 Agustus 2026, memperkuat fungsi museum sebagai edukasi visual sejarah.
- Langkah tersebut mencakup penataan koleksi, perawatan profesional, serta pelibatan masyarakat dalam pengelolaan benda bersejarah daerah.
- Tim Museum NTB dijadwalkan berangkat ke Adelaide, Australia, pada September 2026 untuk pameran wastra Lombok.
SuaraBali.id - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan upaya penguatan fungsi museum sebagai wahana edukasi visual untuk membantu masyarakat memahami perjalanan sejarah dan perkembangan budaya daerah waktu ke waktu.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah NTB Lalu Mohammad Faozal mengatakan penguatan fungsi museum dilakukan melalui penataan dan inventarisasi koleksi, peningkatan kualitas pemeliharaan, serta perluasan keterlibatan masyarakat.
"Museum menjadi tempat memberikan pemahaman secara visual kepada anak cucu kita mengenai bagaimana perjalanan sejarah Nusa Tenggara Barat," ujarnya di Mataram, Sabtu 22 Agustus 2026.
Faozal menuturkan penataan koleksi menjadi bagian penting dalam rencana reposisi dan revitalisasi Museum NTB. Ia meminta pengelola museum untuk memastikan setiap koleksi terinventarisasi dan terawat dengan baik.
Menurut dia, pelibatan publik sangat penting mengingat koleksi yang tersimpan di museum merupakan bagian dari kekayaan masyarakat Nusa Tenggara Barat.
"Hadirnya koleksi-koleksi itu berasal dari masyarakat, sehingga kami perlu mengajak masyarakat berdiskusi untuk menata dan mengelola koleksi secara bersama-sama," kata Faozal.
Lebih lanjut ia menyampaikan keberadaan artefak yang dikoleksi oleh museum memberikan tiga manfaat, yakni menjadi bahan pembelajaran sejarah secara visual, menjamin pemeliharaan benda bersejarah secara lebih profesional, serta memperluas wawasan masyarakat mengenai kekayaan budaya NTB.
Faozal mengapresiasi upaya Museum NTB membawa kebudayaan daerah ke tingkat internasional. Hal itu menjadikan museum tidak sebagai penjaga warisan budaya, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat dunia.
Pada September 2026, tim Museum NTB dijadwalkan bertolak ke Adelaide, Australia, untuk mengikuti pameran sekaligus peluncuran buku yang mengangkat tentang kekayaan wastra khas Pulau Lombok.
Baca Juga: Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI
-
Free MCU hingga Diskon Pemeriksaan Genomik, Intip Penawaran Prodia untuk Nasabah BRI
-
Musim Menetas! 23 Telur King Kobra Ditemukan di Kebun Warga
-
Awas Maling! Polda NTB Terjunkan Tim Khusus Selama MotoGP Mandalika 2026
-
Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan