- Polda Bali memastikan kecocokan DNA ibu korban dengan bercak darah di mobil dan vila yang dicurigai.
- Polisi mengirim enam sampel tulang korban penculikan ke Puslabfor Polri Jakarta untuk tes DNA lebih lanjut.
- Polda Bali telah menetapkan enam WNA sebagai tersangka, dengan satu orang berhasil diamankan sementara sisanya diburu.
SuaraBali.id - Kepolisian Daerah (Polda) Bali mendapatkan titik terang soal kasus penculikan WN Ukraina berinisial di Bali.
Hasil tes DNA ibu korban menunjukkan kecocokan dengan bercak darah di mobil dan vila yang diduga sempat menjadi tempat dibawanya korban.
Hal tersebut menguatkan dugaan jika korban sempat dibawa dengan mobil tersebut dan disandera di vila tersebut.
“Kalau percikan darah yang kita dapatkan di vila dan Mobil Avanza yang kita duga digunakan pelaku, kita cocokkan dengan DNA ibu korban identik,” ungkap Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy saat ditemui di Mapolda Bali, Rabu (4/3/2026).
“Yang jelas di bekas-bekas darah tadi kita bisa pastikan korban yang diculik diangkut dengan kendaraan itu dan sempat ditaruh di vila itu,” tambahnya.
Namun demikian, polisi masih harus menunggu proses lebih lanjut untuk menemukan keterkaitan antara kasus penculikan ini dengan penemuan potongan mayat di Gianyar. Hasil tes DNA ibu IK juga akan dilakukan dengan mayat tersebut.
Tapi tes DNA baru bisa dilakukan di Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri di Jakarta.
Lantaran mayat yang ditemukan sudah tidak memiliki sampel darah yang dapat dites.
Sehingga, tes DNA hanya bisa dilakukan dengan menggunakan sampel tulang dan hanya bisa dikerjakan di Jakarta.
Baca Juga: Kekacauan Penerbangan Bali: 8 Rute Internasional Mendadak Hangus dalam 48 Jam, Ini Daftarnya
Ada 6 sampel yang akan dites yakni sampel tulang paha, tulang rusuk, tulang jari kaki, tulang kering, tulang belikat, dan gigi geraham.
Pengiriman sampel tersebut ke Jakarta telah dilakukan pada Selasa (3/3/2026) kemarin.
“Kita tunggu hasil mungkin dalam beberapa hari kita akan mendapatkan hasil tes DNA tersebut yang akan kita bandingkan dgn sampel DNA yang sudah kita amankan di beberapa titik TKP,” tutur Ariasandy.
Keterkaitan antara dua kasus itu diperkirakan baru akan terungkap setelah seluruh hasil tes DNA dikeluarkan dan dicocokkan.
Sebelumnya, Polda Bali menetapkan 6 WNA sebagai tersangka kasus penculikan tersebut.
Baru 1 tersangka yang berperan menyewa mobil dan vila yang diamankan, sementara sisanya masih dalam pencarian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali