SuaraBali.id - Bupati Gianyar Made Mahayastra menyiapkan dana stimulus sekitar Rp 5 miliar dari Dana Tak Terduga bagi para pedagang yang kena dampak dari terbakarnya Pasah Blahbatuh, beberapa waktu lalu.
"Pedagang toko akan dibantu sebesar Rp 3 juta. Pedangan Los atau kios sebesar Rp 2 juta, sementara pedagang pelataran Rp 350.000 karena diyakini tidak terlalu terdampak kebakaran," jelasnya dilansir laman BeritaBali, Kamis (17/6/2021).
Menurut dia, stimulus ini diharapkan bisa dijadikan modal usaha dan bisa menyambung hidup satu hingga dua bulan ke depan.
Meski diakui Mahayastra kondisi Kas Daerah sangat sulit, Dana Tak Terduga tetap harus keluar.
"Ini termasuk belanja prioritas. Harus kita lakukan," jelasnya.
Setelah rencana pemberian stimulus, Pemkab Gianyar juga sedang merencanakan relokasi pedagang.
Eks relokasi Pasar Seni Sukawati di Lapangan Sutasoma akan dimanfaatkan kembali. Tempat ini cukup menampung 700 sampai 800 pedagang.
"Sekarang dibutuhkan untuk 246 pedagang kios. Cuma nanti detailnya akan saya apatikan lagi," terangnya.
Sedangkan terkait Pasar Yadnya yang di sebelah utara Lapangan Astina Jaya Blahbatuh, rencananya akan diperluas untuk bisa ditempati Pedagang Pasar Blahbatuh.
Baca Juga: Begini Kronologi Terbakarnya Pasar Blahbatuh Gianyar
"Untuk pasar Yadnya, katanya masih disiapkan lahan relokasi di belakang pasar Yadnya. Bendesa setuju dijadikan relokasi. Tempatnya kita survei, kami siapkan anggaran untuk pemindahan. Biaya cukup besar juga. Target secepatnya, sebulan dua bulan bisa digunakan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bejad! 5 Tersangka Pemerkosa Karyawati Minimarket, Ancam Korban dengan Foto Bugil
-
Pemerkosaan Karyawati Oleh 5 Pria, Polisi Tidak Temukan Foto Bugil Korban
-
Terbongkar! Pembuang Limbah Medis di Bitera Gianyar Ternyata Nakes RSUD Sanjiwani
-
Wisata Bali: Penglukatan Siwa Melah Angge Desa Suwat Gianyar Pancarkan Aura Positif
-
Tradisi Mesbes Bangke Bali: Mencabik dan Merobek Jenazah
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN