SuaraBali.id - Belasan unit mobil pemadaman kebakaran Gianyar, berhasil memadamkan api yang membakar Pasar Blahbatuh yang terjadi pada Selasa, (15/6/2021), pukul 17.30 WITA.
Menurut kesaksian seorang pedagang pasar, Agus, api awalnya kecil di sebelah timur, tapi karena angin kencang membuat api cepat membesar.
Terlebih di dalam pasar, dominan merupakan barang mudah terbakar semisal kain, janur kering dan peralatan upakara.
"Saya baru buka, belum dapat garus. Api sudah berkobar langsung menyelamatkan diri dan rombong," ujarnya dilansir laman BeritaBali, Rabu (16/6/2021).
Kala itu, sejumlah pedagang berupaya menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa diselamatkan. Angin kencang menyebabkan api sulit dipadamkan.
Asap hitam tampak mengepul hingga radius 7 kilometer dan bunga api melambung ke langit.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar mengatakan, jumlah pedagang mencapai ratusan yang didominasi pedagang peralatan upacara.
"Ada sebanyak 602 pedagang," jelasnya.
Belum diketahui dari mana sumber api berasal. Arus lalulitas dari arah barat timur utara ditutup.
Baca Juga: Pemerkosaan Karyawati Oleh 5 Pria, Polisi Tidak Temukan Foto Bugil Korban
Petugas pemadam sempat kesulitan akses, sebab ribuan warga berjejal memadati jalan lantaran penasaran.
Saat itu, api semakin membesar. Sementara sejumlah pedagang pasar sengol masih berjejer di halaman parkir Pasar.
Berita Terkait
-
Dua Ekor Penyu Hijau dan Penyu Sisik Dilepasliarkan di Gianyar Bali
-
Satpol PP Gianyar Bali Jemput Dua OGDJ, Salah Satunya Bawa Sajam
-
Jahat! Mantan Pacar Sebar Foto dan Video Bugil Gadis Bali di Gianyar
-
Karyawan LPD Gantung Diri, Tinggalkan Sepucuk Surat Isinya Bikin Miris
-
Geger Kasus Pemerkosaan di Ubud, Lima Pemuda Ditangkap Polisi
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN