SuaraBali.id - Masyarakat Gianyar dihebohkan dengan dugaan kasus pemerkosaan yang terjadi di wilayah Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud. Informasinya, korban adalah seorang perempuan yang 'digilir' sejumlah pemuda.
Menurut sumber, lokasi kejadian memang biasanya sepi dan pintu gerbangnya tidak terkunci.
Dilansir dari Beritabali.com, infonya, aksi pemerkosaan berlangsung di sebuah halaman. Warga yang mendengar dugaan kasus tersebut menjadi khawatir. Sebab sejumlah pemuda yang diduga pelaku, terkenal nakal.
Bendesa Lodtunduh Made Karya saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Hanya saja pihaknya enggan berkomentar dan mengarahkan ke pihak kepolisian untuk keterangan lebih lengkapnya.
"Kabar wenten tapi yang pastinya tiyang ten uning (tidak tahu), bisa ke polsek saja," ujarnya.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Laorens Rajamangapul Heselo juga membenarkan adanya kasus pemerkosaan tersebut. Namun ia tidak menjelaskan kronologis kejadian lantaran masih pemeriksaan.
"Ada lima orang terduga sedang diamankan di mapolres. Saat ini sedang diperiksa, termasuk saksi-saksi," katanya.
Menurut dia, laporan tersebut baru masuk Minggu (2/5) pagi. Hingga kini masih dilakukan pemeriksaan.
"Belum bisa dipastikan pelakunya. Lebih lengkapnya nanti setelah pemeriksaan," ucap Laorens.
Baca Juga: Dituduh Perkosa Ponakan, Pria Ini Dikeroyok Keluarga, Kemaluannya Dipotong
Berita Terkait
-
Dituduh Perkosa Ponakan, Pria Ini Dikeroyok Keluarga, Kemaluannya Dipotong
-
Bejat! Selama Setahun, Ayah Setubuhi Putri Sendiri di Kabupaten Tangerang
-
Coba Perkosa Keponakan Tapi Gagal, Alat Kelamin Pria Ini Dipotong
-
Geger Remaja Pria Diperkosa Wanita Dewasa: "Stop Jangan Dijadikan Lelucon"
-
Sebut Pemerkosaan Itu Sedap, Guru Penjas Viral Gegara Curhatan Siswi
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN