SuaraBali.id - Pandemi Covid-19 memberi dampak terhadap permintaan produk kerajinan keben bermotif tempelan, desain berbagai warna warni bunga.
Meskipun ada sedikit penurunan jumlah permintaan pada Hari Raya Galungan dan Kuningan bulan lalu akan tetapi, penjualan disebut masih mampu bergeliat.
Salah satu pelaku usaha alat-alat upakara yadnya dan persembahyangan di Banjar Blumbang, Badung, Ni Made Budi.
"Sejak pandemi telah ada menurun permintaan sebesar 50 persen, akan tetapi kondisi tersebut tidak terlalu berdampak signifikan pada permintaan produk Keben secara umum. Jadi, bisa dikatakan masih ada saja yang membeli meskipun tidak dalam jumlah banyak," ujarnya dikutip dari beritabadung.id, oleh BeritaBali, Rabu (5/5/2021).
Sebelumnya, pesanan sempat datang dari luar daerah dengan cara pembeli datang langsung, selanjutnya beberapa bulan sekali diambil dalam jumlah banyak.
"Sempat sampai luar daerah Keben ini dipesan untuk dibawa ke Lampung, Sulawesi, Lombok serta ke Jakarta dengan sekali angkut mencapai kurang lebih 50 Pcs Keben dan beberapa produk upakara lainnya," ujarnya.
Untuk Keben-keben belum ditempel kertas tisu bermotif sebagian besar, didatangkan dari pengrajin di beberapa daerah di Bali, yang sebagian besar berbahan baku Bambu dan daun Pandan.
"Keben-keben ini sebagian besar didatangkan dari daerah Buleleng dan Bangli, untuk selanjutnya ditempel dengan kertas bermotif bunga-bungaan ini yang dipesan secara langsung dari negara Korea," jelasnya.
Dalam pengerjaan penempelan biasanya dilakukan oleh 6 orang pekerja khususnya para ibu-ibu rumah tangga dalam mengisi waktu sengang. Dalam sehari, per orang mampu menempel ke belasan Keben.
Baca Juga: Tarik Wisatawan Lewat Lomba Minum Arak Bali
Berita Terkait
-
Geger Konsultan Perawat Tewas Gantung Diri, Motif Masih Misterius
-
Lembar Sejarah Pulau Dewata, Ini Profil 10 Gubernur Bali
-
Terkuak! 2 Virus COVID-19 Baru Masuk Bali, Jenis Afrika Selatan dan Inggris
-
Pasien COVID-19 Afrika Selatan di Bali Meninggal Dunia
-
Akhirnya, Terungkap Penyebab Meninggalnya Ki Galang Pamungkas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Gerebek Penginapan di Kuta, 26 WNA Diduga Terlibat Jaringan Penipuan Online dan Penyekapan
-
108 Desa di Bali Kini Dikepung Ribuan BTS, Wilayah Blank Spot Semakin Minim
-
Tawarkan Jasa Prostitusi Online Ilegal di Bali, Tiga WNA Diamankan Imigrasi
-
Kapan Pasien Diabetes Wajib Pakai Insulin? Ini Penjelasan Medisnya
-
Fundamental Kokoh, Saham BBRI Tetap Jadi Pilihan Utama Investor