SuaraBali.id - Jro Barak yang juga Ketua Laskar Bali Santhi Badung menyebut meninggalnya Ki Galang Pamungkas disebabkan karena sakit jantung dan bukan karena cairan pebasmi serangga.
"Kesehariannya, Ki Galang baik tidak seperti orang kira minum baygon dia sombong itu tidak, sopan sekali. Dia juga royal, orangnya setia ada kegiatan apa rajin kumpul dia, membantu orang sakit dan lain-lain, dia juga orang terang (pawang hujan-red)," ungkap Jro Barak, dilansir laman BeritaBali, Selasa (4/5/2021).
Sementara itu, adik Ki Galang Pamungkas, I Nyoman Saputra menuturkan jika video almarhum menyemprotkan cairan pembasmi serangga itu sudah dibuat beberapa tahun lalu.
"Video sudah lama, sekitar 2 atau 3 tahun lalu. Tapi saya tidak tahu persis kapan dan dimana video itu dibuat. Setelah itu sudah tidak pernah lagi karena dari pihak keluarga tidak mengijinkan untuk mengonsumsi baygon," tutur Adik Ki Galang Pamungkas tersebut.
Berita Terkait
-
Roti Tawar dan Mentega Bisa Tingkatkan Risiko Sakit Jantung, Ini Kata Ahli
-
Alami 10 Gejala Ini? Bisa Jadi Anda Sakit Jantung
-
Sebelum Meninggal, Murfi Sembako Rajin Ikut Pengajian
-
Sebelum Meninggal, Murfi Sembako Ceritakan Mimpinya ke Yadi Sembako
-
Yadi Sembako Ungkap Keinginan Haji Bareng Murfi Sembako
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis