- Polda Bali mencatat 225 kasus kriminal WNA pada 2025, dengan narkotika mendominasi pelanggaran serius turis.
- Polda Bali meluncurkan aplikasi Cakrawasi sejak Desember 2025 untuk mencatat data menginap seluruh WNA di Bali.
- Aplikasi tersebut mendukung sistem pencekalan cepat WNA pelaku kejahatan bekerja sama dengan Imigrasi.
SuaraBali.id - Pesona Bali sebagai destinasi dunia memang tak terbantahkan, namun di balik itu, tantangan keamanan akibat ulah nakal oknum Wisatawan Negara Asing (WNA) masih menjadi rapor merah.
Menanggapi hal ini, Polda Bali kini punya jurus baru untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminal internasional.
Data terbaru menunjukkan angka kejahatan WNA masih tergolong tinggi di sepanjang tahun 2025.
Berikut adalah 5 fakta penting yang wajib kamu tahu soal kondisi keamanan dan langkah tegas kepolisian di Bali saat ini:
1. Ratusan Kasus Kriminal dalam Setahun Terakhir
Berdasarkan data Polda Bali, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 225 kasus kejahatan yang melibatkan WNA.
Angka ini tidak jauh berbeda dari tahun 2024 yang mencapai 230 kasus.
Artinya, dalam dua tahun terakhir, rata-rata terjadi hampir satu tindak kriminal oleh turis asing setiap dua hari sekali di Bali.
2. Narkotika Masih Jadi Pelanggaran Terbanyak
Baca Juga: Tradisi Unik Jelang Ramadan di Tengah Umat Hindu Bali
Bukan sekadar pelanggaran administratif, jenis kejahatan yang dilakukan WNA tergolong serius.
Hampir separuh dari total kasus adalah penyalahgunaan narkotika.
Selain itu, kasus-kasus lain yang mendominasi meliputi penganiayaan, penipuan, dan pencurian.
3. 'Cakrawasi': Aplikasi Pengintai Jejak Turis Nakal
Untuk memantau perpindahan turis, Polda Bali meluncurkan aplikasi bernama Cakrawasi yang sudah beroperasi sejak Desember 2025.
Melalui aplikasi ini, pihak hotel, guest house, hingga penginapan kecil wajib mendata identitas dasar dan durasi menginap setiap WNA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo