Demi Hemat BBM, Pemkot Ini Paksa Pejabat Naik Sepeda, Berani Tinggalkan Mobil Dinas?

Pemkot Mataram mewajibkan pejabat eselon II, III, dan IV menggunakan sepeda pribadi ke kantor demi efisiensi anggaran.

Tasmalinda
Rabu, 25 Maret 2026 | 22:17 WIB
Demi Hemat BBM, Pemkot Ini Paksa Pejabat Naik Sepeda, Berani Tinggalkan Mobil Dinas?
ASN pakai sepeda
Baca 10 detik
  • Pemkot Mataram mewajibkan pejabat eselon II, III, dan IV menggunakan sepeda pribadi ke kantor demi efisiensi anggaran.
  • Kebijakan bersepeda ini merupakan arahan Wali Kota Mataram dan akan diterapkan setelah regulasi WFH pusat resmi keluar.
  • Pemkot Mataram telah memotong konsumsi BBM hingga 50% dan menerapkan sistem kendaraan dinas kolektif untuk kegiatan tertentu.

SuaraBali.id - Langkah tak biasa diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram. Di tengah upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), para pejabat diminta bahkan cenderung “dipaksa” untuk meninggalkan kendaraan dinas dan beralih ke sepeda saat berangkat kerja.

Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa efisiensi anggaran kini tak lagi sekadar wacana, melainkan mulai menyentuh gaya hidup birokrasi.

Pemkot Mataram sendiri masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat terkait penerapan work from home (WFH). Kebijakan WFH tersebut menjadi bagian dari strategi nasional dalam mengurangi konsumsi BBM. Namun, sebelum aturan itu benar-benar berlaku, pemerintah daerah mulai menyiapkan langkah-langkah pendukung.

Salah satu kebijakan yang tengah dikaji adalah kewajiban bersepeda bagi pejabat, khususnya kepala dinas di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga:Parade Ogoh-Ogoh Langsung Disambung Pawai Takbiran, Bukti Toleransi di Mataram

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri, mengungkapkan bahwa kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana.

“Ada kebijakan pak wali di daerah karena kita masih dekat, kita minta pejabat bersepeda dari rumah,” ujar Alwan, Rabu (25/3/2026).

Menurut Alwan, kebijakan ini mempertimbangkan jarak antara rumah pejabat dengan kantor yang relatif dekat. Karena itu, bersepeda dinilai sebagai opsi yang realistis sekaligus sehat.

Ia menegaskan, aturan ini akan diberlakukan setelah keputusan WFH dari pemerintah pusat resmi keluar. Namun, tidak menutup kemungkinan kebijakan tersebut diterapkan lebih dulu.

“Setiap hari ketika kita sudah ada keputusan WFH dari pemerintah pusat. Ini baru keluar kebijakan pejabat eselon II, III, dan IV itu akan bersepeda,” katanya.

Baca Juga:Strategi Pemkot Mataram Agar Parade Ogoh-ogoh dan Takbiran Tidak Saling Ganggu

Menariknya, kebijakan ini tidak dibarengi dengan pengadaan sepeda dari pemerintah. Para pejabat diminta menggunakan sepeda pribadi masing-masing.

“Pakai sepeda masing-masing lah. Kalau radiusnya nanti diatur,” jelasnya.

Selain menghemat BBM, kebijakan ini juga diharapkan mendorong gaya hidup sehat di kalangan ASN. Aktivitas bersepeda ke kantor pada pagi hari dan pulang sore hari diyakini bisa menjadi rutinitas baru yang lebih ramah lingkungan.

Tak hanya soal kesehatan, penggunaan sepeda juga dinilai mampu mengurangi kemacetan di Kota Mataram. Di sisi lain, efisiensi anggaran menjadi tujuan utama.

Pemkot Mataram bahkan telah melakukan pemotongan penggunaan BBM hingga 50 persen sejak awal 2026. Jika kebijakan ini berjalan penuh, penghematan diperkirakan akan semakin signifikan.

“Ini sudah kita lakukan pemotongan 50 persen. Nanti saya lihat perbandingan tahun 2025 dengan 2026,” kata Alwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini