Selatan Bali-Lombok Berpotensi Terjadi Ombak 4 Meter, Wisatawan dan Nelayan Dilarang Melaut

BMKG Denpasar rilis peringatan dini gelombang "monster" 4m di perairan selatan Bali & Selat Lombok (26-29/3) akibat angin kencang. Bahari dilarang melaut.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 25 Maret 2026 | 16:47 WIB
Selatan Bali-Lombok Berpotensi Terjadi Ombak 4 Meter, Wisatawan dan Nelayan Dilarang Melaut
Ilustrasi - Sejumlah kapal bersiap menyeberang di Selat Bali, Rabu (25/3/2026). [ANTARA]
Baca 10 detik
  • BBMKG Denpasar mengeluarkan peringatan dini gelombang setinggi empat meter di perairan selatan Bali dan Selat Lombok, berlaku 26-29 Maret 2026.
  • Penyebab gelombang tinggi adalah pola angin kencang dari barat daya-utara dengan kecepatan diperkirakan mencapai 30 knot.
  • Beberapa selat vital seperti Selat Bali dan Lombok berpotensi mencapai gelombang 2,5 meter, berisiko bagi operasional kapal feri.

SuaraBali.id - Alarm merah menyala bagi aktivitas pariwisata dan pelayaran di Bali dan Lombok. Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar secara resmi mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang 'monster' setinggi empat meter yang akan meneror perairan selatan Bali dan Selat Lombok.

Peringatan serius ini berlaku efektif mulai 26 hingga 29 Maret 2026, periode yang masih ramai oleh aktivitas wisatawan pasca-libur Lebaran. Kondisi ekstrem ini dipicu oleh angin kencang yang diperkirakan berembus hingga kecepatan 30 knot atau setara 55 kilometer per jam.

“Kecepatan angin diprakirakan berkisar hingga 30 knot,” kata Prakirawan BBMKG Wilayah III Wulan Wandarana di Denpasar, Rabu (25/3).

Berdasarkan analisis BMKG, pola angin yang bergerak dari arah barat daya-utara menjadi penyebab utama bangkitnya gelombang tinggi ini. Wisatawan dan operator tur bahari diimbau untuk tidak meremehkan peringatan ini demi keselamatan.

Baca Juga:BMKG Pastikan Gempa M4.5 di Dasar Laut Bali Tidak Sebabkan Tsunami, Tapi..

Tidak hanya di perairan selatan, ancaman gelombang juga mengintai jalur penyeberangan vital. Ketinggian gelombang di Selat Bali bagian selatan (penyeberangan Jawa-Bali), Selat Badung, dan Selat Lombok bagian utara (penyeberangan Bali-Lombok) juga diprakirakan bisa mencapai 2,5 meter, angka yang sangat berisiko bagi kapal feri.

Risiko Keselamatan Pelayaran di Depan Mata

BMKG Denpasar merinci secara spesifik tingkat risiko bagi setiap jenis kapal, sebuah imbauan keras yang tidak boleh diabaikan:

  • Perahu Nelayan: Dilarang melaut jika kecepatan angin melebihi 15 knot (27 km/jam) dan tinggi gelombang sudah mencapai 1,25 meter.
  • Kapal Tongkang: Wajib waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan gelombang setinggi 1,5 meter.
  • Kapal Feri: Harus ekstra waspada jika kecepatan angin menyentuh 21 knot dengan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Kondisi cuaca di daratan Bali juga diperkirakan tidak bersahabat, dengan prakiraan hujan sedang yang akan mengguyur secara umum pada Kamis (26/3).

Masyarakat, khususnya wisatawan yang berencana melakukan aktivitas bahari seperti diving, snorkeling, atau sekadar menyeberang antar pulau, diimbau untuk selalu memantau informasi terkini dari kanal resmi BMKG.

Baca Juga:Ada Apa di Selat Lombok? BMKG Deteksi 62 Gempa Tektonik

"Pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang namun selalu waspada dan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung dengan aman dan lancar," tutup imbauan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini