Kronologi Detik-detik WNA Belanda Dibantai Dua Pria Bertopeng Ojol

Tewas usai diduga menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal

Muhammad Yunus
Selasa, 24 Maret 2026 | 17:14 WIB
Kronologi Detik-detik WNA Belanda Dibantai Dua Pria Bertopeng Ojol
TKP Pembunuhan di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali [SuaraBali.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Seorang WNA Belanda bernama Rene Pouw (49) meninggal akibat penikaman di vila, Kuta Utara, Badung, Senin (23/3/2026) malam.
  • Dua pelaku tak dikenal dengan penyamaran, satu berjaket ojek online, menyerang korban menggunakan pisau di vila tersebut.
  • Korban meninggal diduga akibat kehabisan darah setelah mengalami beberapa luka robek dan terbuka serius di tubuhnya.

SuaraBali.id - Seorang WNA Belanda, Rene Pouw (49) tewas usai diduga menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal (OTK).

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah vila yang ada di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) malam.

Para pelaku saat ini masih dalam penyelidikan dari Kepolisian Resor (Polres) Badung. Menurut keterangan saksi, pelaku berjumlah dua orang dengan menggunakan penyamaran.

Satu pelaku menggunakan jaket ojek online berwarna hitam dan hijau, sementara satu pelaku lain yang dibonceng menggunakan baju berwarna oranye.

Baca Juga:Jadi Magnet Baru! Kenapa Kapibara Bikin Bali Zoo Diserbu Wisatawan Saat Lebaran?

“Satu pelaku menggunakan jaket ojol berwarna hitam hijau dan satu pelaku lain menggunakan baju berwarna orange dengan mengendarai motor matic bewarna hitam berjenis vario,” ujar PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Selasa (24/3/2026).

Ada tiga orang saksi yang sempat melihat gerak-gerik pelaku sampai akhirnya menyerang korban. Kedua pelaku sempat menghampiri beberapa bangunan dalam komplek vila tersebut.

Pacar korban sempat melihat para pelaku memasuki vila korban dan langsung menyerang dengan menggunakan pisau.

Pacar korban juga mengaku sempat dicari oleh pelaku, namun tak berhasil sehingga kedua pelaku memilih untuk meninggalkan vila dan kabur.

“Saksi selanjutnya mendekati korban yang sudah dalam keadaan mengeluarkan darah dan beteriak meminta pertolongan,” tutur Ayu.

Baca Juga:Bule Melontarkan Kalimat Hinaan Perayaan Nyepi di Bali Jadi Tersangka

Teriakan dari arah TKP juga sempat didengar saksi lain yang kemudian sempat melihat kedua pelaku. Namun, karena melihat pelaku membawa pisau, saksi tidak berani mendekat.

Saat dilakukan olah TKP, petugas menemukan banyak darah berceceran di lantai dan ada mata pisau pada darah tersebut.

Sementara, sejumlah luka ditemukan pada tubuh korban. Luka robek ditemukan pada tubuh bagian kiri meliputi bagian kepala, leher, bahu, lengan, punggung, dan paha bawah.

Ada juga luka terbuka yang lebar di pipi kiri korban hingga mengenai telinga kiri korban.

Observasi sementara menunjukkan korban diduga tewas karena kehabisan darah.

“Kondisi korban masih mengeluarkan darah dari luka-luka yang terbuka. Kemungkinan besar penyebab kematian dikarenakan kehabisan darah,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini