- Salat Idulfitri adalah sunnah muakkadah yang dilaksanakan antara terbit matahari hingga waktu Zuhur.
- Persiapan meliputi menyiapkan pakaian dan perlengkapan salat malam sebelumnya untuk kekhusyukan.
- Sebelum berangkat, dianjurkan mandi, memakai wangi-wangian, dan menyantap makanan dalam jumlah ganjil.
SuaraBali.id - Ramadan 1447 Hijriyah sudah memasuki 10 hari terakhirnya. Begitu juga dengan persiapan Salat Idulfitri sudah semakin dekat.
Hukum mengerjakan Salat Idulfitri ini adalah sunnah muakkadah sehingga sangat dianjurkan sejak disyariatkannya pada tahun kedua hijriyah.
Nabi Muhammad SAW selalu melaksanakannya hingga beliau wafat dan dilanjutkan oleh umatnya sampai sekarang.
Waktu salat Idul Fitri ini sendiri dimulai sejak matahari terbit sampai masuk waktu salat dhuhur.
Baca Juga:PWNU Imbau Umat Muslim di Bali Tarawih dan Takbiran di Rumah Saat Nyepi: Tidak Mengurangi Pahala
Umumnya, mereka yang hendak mengerjakan salat Idulfitri ini akan berbondong – bondong pergi ke Masjid pagi hari sekitar pukul 06.00 – 06.30.
Namun, tidak sedikit juga yang sudah bergegas pergi ke masjid sejak pukul 05.00 pagi, hanya demi mendapatkan spot salat terbaik.
Mengingat waktu Salat Idulfitri ini sangat pagi, sehingga persiapan yang dilakukan pun harus benar – benar matang, agar Salat bisa berjalan khusyu’ tanpa memikirkan hal – hal mengganjal, seperti contohnya barang tertinggal di rumah.
Berikut hal – hal yang harus disiapkan sebelum melakukan Salat Idul Fitri:
1. Menyiapkan Pakaian
Baca Juga:5 Jurus Jitu Jaga Stamina Usai Makan Opor dan Sungkeman Lebaran
Pakaian yang sudah dipilih untuk digunakan saat Salat Idul Fitri ini sebaiknya disiapkan sejak malam hari sebelumnya.
Seperti setelan Koko, Sarung, Kemeja, Jubah, Longdress, Kerudung dan semacamnya.
Letakkan di tempat yang sekiranya mudah dijangkau, sehingga keesokan harinya anda sudah tidak dipusingkan dengan pakaian untuk Salat.
2. Siapkan Perlengkapan Salat
Setelah menyiapkan pakaian, anda juga harus menyiapkan perlengkapan salat di malam hari sebelum Salat Idul Fitri.
Hal ini untuk mencegah tergesa – gesa dipagi harinya. Seperti menyiapkan mukenah, sarung, sajadah, songkok hingga tasbih.
3. Bangun Lebih Pagi dari Biasanya
Begadang adalah hal yang harus dihindari saat malam Takbir. Seringkali, karena asiknya berkumpul dengan keluarga, anda jadi istirahat larut malam.
Hal ini justru akan membuat anda bangun siang dan akhirnya terlambat pergi ke masjid untuk Salat Idul Fitri.
Bangun lebih pagi ini juga membantu anda menyiapkan barang – barang yang belum disiapkan dimalam harinya, sehingga tidak terburu – buru.
4. Mandi sebelum Salat Idul Fitri
Setelah mata terbangun dan nyawa sudah terkumpul seutuhnya, segera bergegas pergi ke kamar mandi untuk mandi.
Hal ini guna menyiapkan kondisi tubuh yang bersih dan suci. Ketika melakukan mandi untuk Idul Fitri, anda bisa melafalkan niat mandi. Berikut bacaan niat mandi:
“Nawaitul ghusla sunnatan li’idil fithri lillahi ta’ala”.
Artinya: Saya niat mandi sunah untuk Idul Fitri karena Allah Ta’ala.
5. Pakai Wewangian
Setelah membersihkan diri, lebih baiknya anda menggunakan wewangian pada tubuh. Memakai minyak wangi dan bersiwak disunahkan bagi laki – laki.
Sementara untuk Perempuan, tidak dianjurkan untuk berhias dengan mengenakan baju yang mewah dan menggunakan minyak wangi.
Dari Jabir radhiyallahu’anhu, ia berkata:
“Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam memiliki jubah khusus yang beliau gunakan untuk Idul Fithri dan Idul Adha, juga untuk digunakan pada hari Jumat,” (HR. Ibnu Khuzaimah, dalam kitab shahihnya, 1765).
6. Menyantap Makanan terlebih dahulu
Sebelum pergi ke Masjid untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, anda disarankan untuk sarapan (makan pagi).
Hal ini menjadi salah satu amalan yang diterapkan Nabi. Dari Anas Bin Malik radhiyallahu’anhu, ia berkata:
“Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidaklah keluar pada hari Idul Fithri (ke tempat shalat, pen) sampai beliau makan beberapa kurma terlebih dahulu. Beliau memakannya dengan jumlah yang ganjil.” (HR. Bukhari)
7. Ambil Air Wudhu
Perut yang sudah terisi dengan sarapan pagi usai sebulan berpuasa hendaknya ditutup dengan mengambil air wudhu.
Anda diharuskan berwudhu kembali untuk menjaga kesucian sebelum melaksanakan Salat Idul Fitri.
8. Menyegerakan Pergi Salat
Jangan menunda waktu berangkat ke masjid, ketika semua persiapan sudah selesai. Lebih cepat anda bergegas, maka akan terhindar dari sifat terburu – buru.
Selain itu, dengan berlama – lama di masjid, anda juga mendapatkan kesempatan bertakbir lebih banyak.
Tak hanya itu, dengan menyegerakan pergi ke masjid, anda juga akan mendapatkan shaf di depan dan tidak banyak melangkahi Pundak.
Itulah beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum melaksanakan Salat Idul Fitri di Masjid. Saat menuju ke tempat melaksanakan Salat sebaiknya lakukan dengan tenang.
Sementara itu, ketika selesai melaksanakan salat Idul Fitri, ambilah jalan yang berbeda. Sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadits dari Jabir:
“Nabi Muhammad SAW ketika Hari Raya mengambil jalan yang berbeda (antara pergi dan pulangnya),” (HR. Bukhari)
Hal ini dimaksudkan untuk membagi kebahagiaan kepada orang – orang lain ketika di jalan dengan senyum dan salam.
Kontributor : Kanita