- Materi Bahasa Indonesia Kelas IX Kurikulum Merdeka membahas Teks Eksplanasi berjudul 'Hati-Hati Tukang Tipu!' halaman 110.
- Teks tersebut menyajikan contoh penipuan SMS berhadiah dan langkah antisipasi terhadap modus penipuan tersebut.
- Disarankan mengabaikan pesan penipuan dan menyebarkan informasi pencegahan melalui komunikasi sehari-hari kepada orang lain.
SuaraBali.id - Dalam Materi Bahasa Indonesia Kelas IX Kurikulum Merdeka BAB IV membahas mengenai Teks Eksplanasi ‘Dari Hobi menjadi Pundi – Pundi’.
Siswa dituntut dapat menganalisis teks eksplanasi serta mencermati teks eksplanasi dalam pidato.
Melansir dari buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTS Kelas IX (2022) karya Eva Y. Nukman, Anna Farida Kurniasari dan Helva Nurhidayah, membuat tugas soal mendapatkan informasi dari teks eksplanasi.
Informasi dalam teks eksplanasi tersebut ditemukan dalam teks di halaman 110 yang berjudul “Hati – Hati Tukang Tipu!”.
Baca Juga:Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 98 Kurikulum Merdeka: Membuat Sorbet Buah
Sementara itu di halaman 111 dan 112 terdapat pertanyaan yang dirancang untuk didiskusikan dalam kelompok 3 – 5 orang.
Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110 Kurikulum Merdeka tentang ‘Hati-Hati Tukang Tipu!’
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110
Pada Teks Eksplanasi “Hati – Hati Tukang Tipu!” dapat kalian temukan contoh teks berisi penipuan melalui SMS yang berisi iming – iming mendapatkan hadiah uang tunai.
Hingga Tindakan yang harus dilakukan untuk berjaga – jaga dari para penipu.
Baca Juga:Kunci Jawaban Informatika Kelas X Halaman 22 Kurikulum Merdeka : Data, Informasi dan Validasi
Diskusikan pertanyaan berikut ini dalam kelompok 3 – 5 orang.
1. Apakah kalian, teman kalian, atau keluarga kalian pernah mendapatkan pesan semacam itu?
Iya pernah, bahkan sering melalui chat maupun telepon dengan iming – iming mendapatkan hadiah uang tunai yang jumlahnya fantastis.
2. Apa yang sebaiknya kalian lakukan ketika mendapatkan pesan tersebut?
- Mengabaikannya atau menghapusnya segera.
Alasan: Hal ini mencegah kalian akan tergoda untuk membalas pesan tersebut atau mengklik tautan berbahaya. Karena biasanya, pesan penipuan dirancang untuk memancing interaksi.