Baca 10 detik
- Tradisi Marpangir di Sumatera Utara adalah mandi pembersihan diri fisik dan rohani menyambut Ramadan.
- Masyarakat Mandailing melaksanakan Marpangir pada hari terakhir Bulan Sya'ban menggunakan ramuan rempah alami.
- Ramuan pangir dari bahan seperti daun jeruk dan akar wangi direbus untuk ritual penyucian menyambut Ramadan.
Semua bahan pangir tersebut biasanya direbus hingga mendidih, dan air rebusannya yang digunakan untuk mandi.
Rempah – rempah tersebut memiliki manfaat dan makna tersendiri untuk tubuh. Diantaranya yaitu dapat menyembuhkan luka, sebagai pemebrsih yang baik, serta memberikan aroma wangi untuk menjaga kebugaran tubuh.
Tradisi Mandi Pangir ini tidak hanya sebagai ritual menyucikan diri menjelang Ramadan saja, melainkan juga menambah keakraban serta meramaikan suasana menjelang Ramadan.
Kontributor : Kanita
Baca Juga:Dile Jojor Dalam Tradisi Maleman oleh Warga Ombe di Lombok Barat