'Mingkem' Kata Purbaya untuk Pers! Jurnalis Balik Sindir: Siapkah Prabowo Terima Kritik Tajam?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyentil soal bungkamnya Pers

Muhammad Yunus
Selasa, 18 November 2025 | 17:32 WIB
'Mingkem' Kata Purbaya untuk Pers! Jurnalis Balik Sindir: Siapkah Prabowo Terima Kritik Tajam?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kemenkeu.go.id)
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkritik pers Indonesia yang disebutnya "Mingkem" (bungkam) karena kurang tajam mengkritik pemerintah.
  • Pernyataan ini disampaikan pada acara Fun Run For Good Journalism 2025 di Universitas Atma Jaya Jakarta
  • Jurnalis senior Hersubeno Arief balik mempertanyakan kesiapan pemerintah, termasuk Presiden Prabowo, menerima kritik tajam dari media.

“Dan ini pertanyaannya, jika pemerintah menuntut kritik apakah pemerintahan Prabowo benar – benar siap untuk dikritk? Hayo ini Pak Purbaya nanti kalau wartawan atau media tiba – tiba melakukan kritik yang sangat keras dengan mengutip ‘kan ini diminta oleh Pak Purbaya’, apakah siap menerima laporan yang tidak nyaman ini pemerintah? Nanti dibilang nyinyir media,” urai Hersubeno mempertanyakan.

“Kemudian siap tidak menghadapi jurnalisme investigative yang tajam? Nanti begitu dilakukan investigasi eh dimiskinkan medianya, mau dibangkrutkan dituntut dengan miliaran rupiah, haha,” tegasnya dengan nada menyentil.

Purbaya Sebut Ekonomi Susah Akibat Media Kurang Tajam

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kritik pedas dengan kondisi pers Indonesia yang dinilainya mulai kehilangan ketajaman dalam menyampaikan kritik.

Baca Juga:Purbaya Sering 'Lapor' Rakyat, Siriana Yusuf: Menteri Komunikasi Rakyat

Purbaya menilai melemahnya fungsi kontrol media ikut berkontribusi pada tantangan ekonomi yang dihadapi bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat memberikan sambutan pada acara Anugerah Jurnalistik Forum Pemred 2025, bagian dari rangkaian Run For Good Journalism.

“dalam beberapa tahun terakhir, mentalnya mencla – mencle. Kurang galak dan jarang memberikan kritik. Akibatnya, ekonomi kita ikut susah,” ujar Purbaya.

Purbaya menekankan pentingnya jurnalis untuk Kembali pada praktik jurnalisme yang berkualitas. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam mengawal arah bangsa.

Purbaya menegaskan bahwa kritik dari pers merupakan elemen penting dalam menjaga pemerintah tetap berada di jalur yang benar.

Baca Juga:Jawaban Mengejutkan Ekonom Soal Redenominasi Rp1.000 Jadi Rp1

Ketiadaan kritik, menurut Purbaya berpotensi membuat bangsa kehilangan arah.

Kontributor : Kanita

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini