- Menteri HAM Natalius Pigai mengungkapkan ketulusan Presiden Prabowo Subianto dalam wawancara YouTube pada Selasa (11/11/2025) tentang janji
- Pigai menceritakan janji Prabowo di rumah Kertanegara saat kekalahan Pilpres diwujudkan saat pelantikan Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2024
- Natalius Pigai berpendapat pemimpin yang menepati janji kecil kepada staf akan mampu menunaikan janji besar kepada rakyat Indonesia
SuaraBali.id - Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, blak-blakan menceritakan sisi lain dari Presiden Prabowo Subianto yang menurutnya jarang diketahui publik.
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored pada Selasa (11/11/2025), Natalius menyebut Prabowo sebagai satu-satunya pemimpin Indonesia yang tidak pernah ingkar janji.
Pigai mengaku merasakan sendiri ketulusan dan konsistensi Prabowo terhadap setiap ucapannya, termasuk saat sang presiden berada pada titik paling sepi dalam karier politiknya.
Mengenang Hari Kekalahan Prabowo: “Rumah Kertanegara Kosong”
Baca Juga:Becak Listrik Bergambar Prabowo Bikin Heboh, Warga: Kok Gibran Nggak Ada?
Natalius berkisah tentang momen ketika Prabowo kalah dalam Pilpres dan dukungan politik menguap begitu cepat.
Rumah Prabowo di Jalan Kertanegara disebutnya nyaris tanpa tamu.
“Waktu Pak Prabowo kalah di rumah Kartanegara itu kosong. Orang tinggal sedikit, 2019, karena survei mengumumkan bahwa kami kalah,” ujar Pigai.
Meski demikian, ia tetap datang mengunjungi Prabowo. Di rumah yang lengang itu, Pigai disambut langsung oleh Prabowo yang memanggil namanya.
Kepadanya, Pigai menjawab, “Jangankan kalah, masuk jurang pun siap saya lebih duluan.”
Baca Juga:4 'Hantu' Peninggalan Jokowi Harus Diselesaikan Prabowo Menurut Pakar Komunikasi
Janji yang Akhirnya Terbukti
Di momen itulah Prabowo, menurut Pigai, mengucapkan janji yang terus diingatnya hingga kini.
“Pak Prabowo bilang, ‘Saya mengusulkan namamu Menteri. Kalau suatu saat Tuhan dan rakyat menginginkan kita memimpin, nanti kau akan jadi Menteri,’” kenangnya.
Janji itu bukan sekadar ucapan. Pada 21 Oktober 2024, saat Kabinet Merah Putih dilantik, nama pertama yang dipanggil Prabowo adalah Natalius Pigai.
“Dan diwujudkan tanggal 21 Oktober 2024,” tegas Pigai.
Sindiran Halus untuk Pemimpin Lama yang Ingkar Janji
Pigai juga menyebut pernah diberi janji serupa oleh tokoh lain yang pernah memimpin Indonesia selama 10 tahun. Namun janji itu tak pernah ditepati.
“Kalau menjanjikan sesuatu lalu anda tidak tunaikan, itu artinya bagaimana anda menjadi pemimpin dan bisa menunaikan janji kepada rakyat?” ujarnya tanpa menyebut nama.
Ia menilai jika seorang pemimpin tak mampu menepati janji pada anak buahnya, maka jutaan rakyat berpotensi menjadi korban dari janji-janji yang tak pernah ditepati.
Menjadi Menteri HAM
Natalius Pigai kini menjabat sebagai Menteri Hak Asasi Manusia dalam Kabinet Merah Putih.
Ia dikenal luas sebagai sosok yang vokal dalam isu HAM, terutama terkait hak-hak masyarakat Papua.
Sebelum masuk kabinet, Pigai pernah menjadi Komisioner Komnas HAM.
Baginya, pengalaman pribadi bersama Prabowo adalah bukti nyata bahwa presiden saat ini adalah sosok yang tidak hanya berbicara, tetapi juga menepati setiap kata-katanya.
“Pikiran, perasaan, dan ucapan Pak Prabowo itu sama. Itulah pemimpin,” tutup Pigai.
Kontributor : Kanita