Waspada, Kartel Sinaloa dari Meksiko Sudah Beroperasi di Bali

Kepala BNN Marthinus Hukom mengatakan pernah menangkap jaringan Kartel Sinaloa di Bali.

Liberty Jemadu
Selasa, 15 Juli 2025 | 15:54 WIB
Waspada, Kartel Sinaloa dari Meksiko Sudah Beroperasi di Bali
Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom mengatakan kartel Sinaloa dari Meksiko sudah beroperasi di Bali. [Antara]

SuaraBali.id - Kartel Sinaloa, salah satu organisasi pengendali perdagangan narkoba terbesar di dunia asal Meksiko, rupanya sudah beroperasi di Bali.

Hal ini diungkap Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom dalam kuliah umum di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana, Bali, Selasa (15/7/2025).

Kepala BNN mengungkap kartel Sinaloa yang berpusat di Meksiko itu masuk melalui pintu-pintu penerbangan, pelabuhan tradisional dan pelabuhan besar di Indonesia dengan modus yang beraneka ragam.

Martinus tidak menjelaskan secara rinci kapan dan bagaimana kartel tersebut beroperasi hingga tertangkap di Bali. Namun, dirinya memastikan sudah ada bukti kartel tersebut beroperasi di Bali.

Baca Juga:Sasar Anak Muda, Pabrik Narkoba di Ungasan Pasarkan Narkoba ke Kafe Dalam Bentuk Vape

"Kita sudah diintervensi oleh jaringan narkotika internasional, kami pernah menangkap satu jaringan kartel Sinaloa yang ada di Meksiko, mereka beroperasi di Bali dan sekitarnya," katanya.

Marthinus menjelaskan perubahan peta jaringan narkotika kartel Sinaloa itu dampak dari kebijakan politik internasional terutama imbas dari kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dia memaparkan saat dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat untuk kedua kalinya, Trump langsung menempatkan kartel narkoba negara Amerika Latin menjadi organisasi teror internasional.

"Maka, pendekatan-pendekatan hukum terhadap kartel-kartel di Amerika Latin itu sangat mungkin berubah menjadi pendekatan hybrid, pendekatan perang atau pendekatan hukum yang disatukan," ujarnya.

Hal itu pun berdampak pada pergerakan kartel narkoba internasional, di mana akan berekspansi ke luar dari ruang yang ditutup oleh pendekatan-pendekatan di Amerika itu, salah satunya menjangkau Indonesia.

Baca Juga:Pabrik Narkoba di Tengah Pemukiman Warga Bali Terbongkar, Barang Bukti Senilai Rp1,5 Triliun

Lebih parah lagi, menurut Martinus, jika Donald Trump menempatkan kartel narkoba itu sebagai teroris asing dan diatasi dengan pendekatan antiteror, maka membuka ruang mereka akan mencari pasar lain termasuk di Indonesia.

Di samping itu, kata dia, efek globalisasi membuat batas-batas negara sangat bias, terutama dengan adanya media sosial. Perpindahan orang dari satu tempat ke tempat lain menjadi sangat gampang, bahkan bukan hanya perpindahan orang saja, tetapi perpindahan ide.

Martinus pun membaca fenomena itu dalam konteks Bali sebagai pusat turisme dunia. Pergerakan orang keluar masuk Bali, pergerakan barang dan pergerakan gagasan dari berbagai belahan dunia membawa dampak negatif maupun positif bagi Bali.

"Kalau yang masuk ke Bali adalah orang yang jahat atau gagasan yang jahat, maka barang tentu akan mencari orang yang bisa menjangkarkan ide kejahatan tersebut, agar diadopsi oleh negara kita, atau mereka meminta bantuan untuk memperlancar perilaku jahatnya," katanya.

Mantan Kepala Densus 88 Antiteror Polri itu mengungkap jaringan narkoba selain Kartel Sinaloa yang menyerbu Indonesia adalah jaringan narkoba Myanmar.

"Hari ini kita dikelilingi oleh produsen- produsen narkotika di dunia, yang paling dekat dengan kita adalah Myanmar, saya pakai istilah produsen narkoba yang berada di halaman rumah kita, mereka menggunakan jalur-jalur tradisional masuk ke Indonesia, sampai hari ini," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini