"Nanti akan dirilis oleh Kapolres, sementara proses berjalan," tambahnya.
Sebelumnya, insiden ini sempat menghebohkan warga Desa Adat Sumbersari.
Saat ditemukan berkendara ia tidak sendirian melainkan bersama seorang warga sipil yang juga tidak membawa identitas.
Mereka melintas di jalanan sekitar pukul 12-00 WITA saat umat Hindu Bali menjalankan Catur Brata Penyepian.
Baca Juga:Bali Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir Saat Malam Pengerupukan Ogoh-ogoh
Warga yang melaporkan bahwa keduanya tampak dalam kondisi tidak sadar dan aroma alkohol tercium dari napas mereka.
"Saat diamankan, mereka masih dalam kondisi tidak sadar dan sempat marah-marah," ujar seorang saksi.
Setelah dilakukan pendataan, pecalang mengawal mereka ke arah Gilimanuk dan menyerahkannya kepada pecalang Desa Adat Gilimanuk untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian memastikan bahwa tindakan tegas akan diberikan kepada oknum yang telah mencoreng kesucian Hari Nyepi dan nama baik institusi kepolisian.
Baca Juga:Operasional Bandara Tutup Saat Nyepi, 181 Ribu Orang Tinggalkan Bali